Lebih dekat lebih cepat - Mudah dan menyenangkan
Selamat Datang Di BojaLinuxer Blog

External links - Jquery Terima kasih berkenan mengunjungi blog ini.

Kami berharap dapat melayani dan memberikan apa yang Anda butuhkan, menjadi sahabat terbaik disetiap waktu sepanjang jaman.

Gunakanlah kotak pencarian untuk kemudahan mendapatkan informasi yang Anda butuhkan.

Kategori Linux

External links - Jquery Manfaatkan Navigasi berikut untuk kemudahan menemukan artikel Linux utama yang Anda butuhkan:

Kategori Software

External links - Jquery Manfaatkan Navigasi berikut untuk kemudahan menemukan artikel perkembangan dan update software yang Anda butuhkan:

Informasi Update

  • Jadwal Sholat
  • Download Ubuntu 14.04 LTS (Trusty Tahr) Final .
  • Download Ubuntu 12.04.2 LTS Final .
  • Informasi cara membersihkan virus dan dengan MSE.
  • Download Final - RamnitKiller.
  • Download Final - NgrBot Killer.

30 October 2010

Cara Upgrade Ubuntu 10.04 Menjadi Ubuntu 10.10

Boja Linuxer Blog

Ubuntu - Selain dengan cara menginstal langsung (fresh install) pengguna Ubuntu yang inggin menggunakan versi terbaru, Ubuntu 10.10 dapat melakukannya dengan cara meng-upgrade.

Dengan meng-upgrade sistem lama ke versi baru, kita akan mendapatkan banyak pembaruan. Ubuntu 10.04 (Lucid Lynx) masih menggunakan Gnome 2.30, dengan meng-upgrade ke Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) kita akan mendapatkan lingkungan desktop Gnome 2.32.

Boja Linuxer Blog
Hanya ada satu jalur pendek untuk dapat menggunakan Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) dengan cara upgrade, yakni dari jalur Ubuntu 10.04 (Lucid Lynx). Bagi pengguna Ubuntu versi sebelumnya, misalnya Ubuntu 9.10 maka yang harus dilakukan adalah meng-upgrade terlebih dahulu ke 10.04 lalu baru dapat melanjutkan upgrade ke Ubuntu 10.10.

Bagi pengguna Ubuntu 10.04 LTS pada mesin-mesin produksi atau pada komputer kerja, kami menyarankan Anda untuk tetap mempertahankan penggunaan Ubuntu 10.04, mengingat jika Anda melakukan upgrade ke versi 10.10 itu berarti distribusi Long Term Support (LTS) telah Anda normalkan. Pertimbangkan kembali untuk melakukan upgrade ini.

Ada beberapa cara untuk meng-upgrade dari Ubuntu 10.04 LTS ke Ubuntu 10.10;

Pertama, meng-upgrade Ubuntu 10.04 LTS ke Ubuntu 10.10 melalui internet. Untuk menggunakan cara ini, pastikan Anda memiliki koneksi internet yang cepat dan stabil. Jalankan Ubuntu 10.04 pada komputer Anda. Setelah berada di desktop, tekan kombinasi tombol Alt+F2 untuk menjalankan dialog Run Application....

Boja Linuxer Blog
Masukkan perintah berikut ini lalu tekan enter...

update-manager

Tak lama kemudian jendela Update Manager akan ditampilkan. Klik tombol "Settings.." untuk menjalankan Software Sources...

Boja Linuxer Blog
Pada jendela Software Sources yang terbuka, pilih tab "Updates". Dalam tab tersebut, ubah bagian Release upgrade pada pilihan "Show new distribution release:" dari "Long term support releases only" menjadi "Normal release"...

Boja Linuxer Blog
Klik tombol "Close", jedela akan ditutup dan Anda akan kembali pada aplikasi Update Manager.

Klik tombol "Check" untuk melakukan penyegaran repositori...

Boja Linuxer Blog
Tunggulah beberapa saat, informasi pembaruan repositori akan diupdate....

Boja Linuxer Blog
Silahkan periksa pada bagian atas jendela Update Manager, akan nampak kolom baru berisi "New Ubuntu '10.10' is available" dengan sebuah tombol "Upgrade"....

Boja Linuxer Blog
Klik tombol "Upgrade" untuk memulai proses upgrade dari Ubuntu 10.04 LTS ke Ubuntu 10.10. Silahkan ikuti semua instruksi yang ditampilkan pada layar. Proses ini mungkin akan memerlukan beberapa waktu bergantung spesifikasi komputer dan kecepatan koneksi internet yang Anda gunakan.

Kedua, meng-upgrade dengan menggunakan CD/DVD Ubuntu 10.10 Alternate. Untuk dapat menggunakan cara ini, Anda membutuhkan CD/DVD installer Ubuntu 10.10 versi Alternate bukan versi desktop, server atau yang lainnya. Jika Anda belum memiliki Ubuntu 10.10 Alternate, silahkan download terlebih dahulu melalui link download yang kami sediakan dalam artikel ini.

Anda dapat memburning file iso yang telah diunduh kedalam CD/DVD atau tetap menggunakan file iso tersebut sebagai media upgrade dengan terlebih dahulu me-mount-nya sebagai sebuah CD/DVD drive pada sistem Ubuntu 10.04. Berikut ini adalah cara me-mount file iso sebagai CD/DVD drive;
Jalankan terminal lalu ketik perintah berikut...

sudo mkdir-p /media/cdrom tekan enter, masukkan password jika diminta...
sudo mount-o loop ~/Desktop/ubuntu-10.10-alternate-i386.iso /media/cdrom tekan enter...

Kami mengasumsikan Anda meletakkan file iso ubuntu-10.10-alternate-i386.iso pada desktop. Anda dapat menyesuaikan dengan lokasi tempat menyimpan dan juga versi arsitektur Ubuntu 10.10 Alternate yang Anda gunakan.

Bagi Anda yang telah memburning file iso atau bagi yang telah memiliki Ubuntu 10.10 Alternate dapat memasukkan installer tersebut ke CD/DVD drive. Seharusnya dialog "Upgrade volume detected" akan ditampilkan, kilk tombol "Run upgrade" untuk melanjutkan...

Boja Linuxer Blog
Jika karena sebab dan suatu hal dialog "Upgrade volume detected" tidak ditampilkan, Anda dapat menjalankan perintah upgrade dengan cara sebagai berikut...

Tekan tombol Alt+F2, pada dialog yang ditampilkan ketik perintah berikut ini...

gksu "sh /media/Ubuntu\ 10.10\ i386/cdromupgrade" lengkap dengan tanda kutip lalu tekan enter atau klik tombol "Run", masukkan password jika diminta...

Boja Linuxer Blog
Bagi yang menggunakan file iso dengan cara me-mount pada sistem, tekan tombol Alt+F2, pada dialog yang ditampilkan ketik perintah berikut ini...

gksu "sh /media/cdrom/cdromupgrade" lengkap dengan tanda kutip lalu tekan enter atau klik tombol "Run", masukkan password jika diminta...

Beberapa saat kemudian proses upgrade akan seger dijalankan...

Boja Linuxer Blog
Jika Anda ingin menginstal update terbaru melalui internet saat meng-upgrade, klik tombol "Yes" atau pilih "No" untuk mengabaikan tawaran ini. Untuk saat ini kami menyarankan untuk memilih No....

Boja Linuxer Blog
Klik tombol "Close" saat konfirmasi "Third party sources disabled" ditampilkan...

Boja Linuxer Blog
Klik tombol "Start Upgrade" untuk melanjutkan proses upgrade...

Boja Linuxer Blog
Tunggulah beberapa saat, proses ini akan mebutuhkan bebarapa waktu....

Boja Linuxer Blog
Saat konfirmasi "Configuring grub-pc" ditampilkan, JANGAN mencentang opsi "Continue without installing GRUB?" agar grub terbaru juga diinstal untuk Anda. Lanjutkan saja dengan mengklik tombol "Forward"....

Boja Linuxer Blog
Pada jedela berikutnya, berhati-hatilah saat memilih lokasi grub akan diinstal, pastikan Anda tahu dimana seharusnya grub diletakkan. Pada contoh ini kami memilih untuk menginstal grub pada MBR hardisk utama, sehingga kami memilih untuk menginstal pada "/dev/sda" bukan pada /dev/sda2, klik "Forward" jika Anda telah menentukan dimana grub akan diinstal...

Boja Linuxer Blog
Jika pada sistem sebelumnya Anda telah menginstal samba server atau aplikasi lain yang memerlukan konfigurasi, biarkan opsi ini seperti apa adanya, lanjukan proses dengan mengklik "Forward"...

Boja Linuxer Blog
Pada dialog "Remove absolete packages?" Anda dapat memilih untuk tetap mempertahankan atau membuangnya, pada langkah ini kami meilih untuk me-remove...

Boja Linuxer Blog
Tunggulah hingga proses upgrade diselesaikan dan ditampilkan dialog konfirmasi untuk merestart komputer, Klik "Restart Now" untuk merestart dan mengetahui hasil upgrade...

Boja Linuxer Blog
Ssitem baru akan segera dijalankan, menu grub telah diupgrade ke versi baru...

Boja Linuxer Blog
Layar GDM juga telah diperbarui, pilih username Anda, masukkan password lalu tekan enter...

Boja Linuxer Blog
Selamat... sistem baru telah Anda dapatkan. Ubuntu 10.04 LTS (Lucid Lynx) telah diupgrade menjadi Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat)...

Boja Linuxer Blog
Jika dirasa perlu, Anda dapat segera melakukan update agar semua pembaruan yang tersedia untuk Maverick Meerkat juga diterapkan...

Boja Linuxer Blog
Informasi: Semua gambar pada artikel menggunakan komponen zooming expando, sehingga Anda dapat memperbesar gambar dengan cara meletakkan kursor di atas masing-masing gambar.

Selamat mencoba.....

29 October 2010

Peningkatan Antar Muka Ubuntu 11.04 - Laporan Dari Ubuntu Developer Summit (UDS) 2010




Ubuntu - Ubuntu Developer Summit (UDS) kedua yang sangat dinantikan untuk tahun 2010 telah berlangsung di Caribe Royal di Orlando, Amerika Serikat hingga 29 Oktober ini. Mark Shuttleworth, bapak dari proyek Ubuntu, seperti biasa menyampaikan keynote speech membuka Ubuntu Developer Summit dengan Natty Narwhal.

Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal) akan membawa dukungan gerakan multi-touch dan dukungan hardware yang lebih baik, peningkatan artwork, dan kompatibilitas ARM. Tim pengembang akan memfokuskan upaya mereka pada kualitas!

Unity menjadi bagian yang sangat penting dari perangkat lunak dalam sistem operasi Ubuntu, yang telah diperkenalkan pada Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) Netbook Edition. Rupanya, para pengembang Ubuntu akan mengkonsentrasikan semua upaya mereka untuk memperbaiki shell Unity dan untuk mengintegrasikan dengan lebih baik dalam lingkungan desktop GNOME.

Dengan ini, kita dapat mengumumkan bahwa Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal) akan meliputi shell Unity untuk Desktop Edition, secara default!. Di antara fitur lain yang diumumkan oleh Mark Shuttleworth dan Gerry Carr, kita dapat menyebutkan bahwa gerakan uTouch dan multi-touch stack akan ditingkatkan dan akan mendukung lebih banyak perangkat. Ubuntu Software Center akan mendukung donasi untuk aplikasi perangkat lunak yang berbeda.

Ubuntu One juga akan ditingkatkan pada versi Ubuntu yang akan datang dan pengguna akan dapat menyinkronkan kontak, bookmark, data berharga, dukungan untuk perangkat Android, iOS, Windows OS, dan integrasi dengan Facebook atau Google.

Seperti telah Mark Shuttleworth katakan dalam pidatonya pada UDS, dalam waktu sekitar satu tahun, interface desktop Ubuntu pasti akan bersaing dengan lingkungan desktop modern saat ini dari Microsoft dan Apple. Ubuntu 12.04 LTS (Long Term Support) akan menjadi rilis pertama dengan lingkungan desktop berpenampilan profesional, dan setiap pengguna Ubuntu diharapkan memberi kontribusi untuk membuatnya sempurna!

Ubuntu 11.04 akan melalui 5 rilis Alpha, sebuah Beta, dan satu Release Candidate. Versi Alpha pertama akan tersedia untuk pengujian seluruh di dunia pada 4 November. Ubuntu 11.04 dijuluki Natty Narwhal, akan menjadi rilis ke empat belas dari sistem operasi Ubuntu, dan itu akan terlihat dengan jelas pada 28 April 2011.

Berikut ini adalah promosi Ubuntu yang sangat bagus, mengikuti pembiacaraan Mark Shuttleworth di Ubuntu Developer Summit untuk Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal).



Nantikan pada 4 November mendatang, ketika versi Alpha pertama Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal) akan diluncurkan.




Sumber: softpedia.com

Membuat Partisi Manual Untuk Sistem Dual Boot Ubuntu 10.10 Dan Windows 7




Tutorial - Dulu pernah kami sampaikan cara menginstal Ubuntu 10.04 bersama Windows 7 dalam satu komputer dengan menggunakan dua buah hardisk yang berbeda. Hal itu dimaksudkan agar instalasi Ubuntu tidak bersinggungan secara langsung dengan hardisk yang telah berisi data dan sistem Windows 7.

Kali ini kami akan sampaikan langkah demi langkah cara menginstal Ubuntu 10.10 bersama Windows 7 dalam satu hardisk. Bagi pengguna yang belum pernah sama sekali melakukan instalasi sistem Linux, pemahaman dan pengetahuan yang belum cukup akan berpotensi membahayakan data dan sistem yang telah ada. Jika Anda termasuk orang yang baru pertama kali menginstal Ubuntu, kami sangat menyarankan untuk mencermati dengan sungguh-sungguh, sehingga risiko yang mungkin terjadi jika Anda melakukan kesalahan akan dapat dihindari seminimal mungkin.

Sebagai tahap persiapan, yang perlu Anda lakukan adalah membackup semua data dan file-file penting kedalam media penyimpanan lain (CD/DVD ataupun flashdisk) kecuali jika Anda merasa yakin tidak akan melakukan kesalahan sekecil apapun.

Setelah data-data dan file penting Anda amankan, kita akan memulai dengan menyusun partisi hardisk yang diperlukan untuk sistem dual boot nanti.

Dalam contoh ini kami menggunakan sebuah hardisk berkapasitas 40GB dan telah kami instal sistem Windows 7 dalam drive C berlabel "Lab" dan sebuah partisi berisi data (drive D) berlabel "Data".

Perlu Anda ketahui, meskipun Window 7 mengenali hardisk kami memiliki dua drive (C dan D) namun kenyataanya terdapat tiga partisi dalam hardisk tersebut. Susunan ketiga partisi tersebut adalah:

  • Partisi pertama, kapasitas lebih kurang 100MB. Dikenali oleh Ubuntu sebagai /dev/sda1 namun oleh sistem Windows 7 tidak ditampilkan (hidden). Partisi ini merupakan partisi tempat bootloader Windows 7 diinstal.
  • Partisi kedua, kapasitas lebih kurang 20.51GB. Dikenali oleh Ubuntu sebagai /dev/sda2, oleh sistem Windows 7 dikenali sebagai drive C berlabel "Lab" tempat sistem Windows 7 diinstal.
  • Partisi ketiga, kapasitas lebih kurang 19.39GB. Dikenali oleh Ubuntu sebagai /dev/sda3, oleh Windows 7 dikenali sebagai drive D berlabel "Data" yang merupakan tempat kami penyimpanan data-data.

Untuk melihat tabel partisi tersebut, pada desktop Windows 7, silahkan klik start menu lalu pilih menu "Run". Pada jendela Run yang ditampilkan, ketik "diskmgmt.msc" lalu tekan enter atau klik tombol "OK"...


Aplikasi Disk Management akan dijalankan. Anda dapat melihat pada gambar dibawah, pada hardisk kami yang berkapasitas 40GB (Disk 0) terdapat tiga partisi primer berformat NTFS...


Kami merencanakan untuk menginstal Ubuntu 10.10 pada partisi ketiga (/dev/sda3 atau drive D) yang sebelumnya berisisi data. Untuk menginstal Ubuntu partisi tersebut akan kami hapus dan memecahnya menjadi tiga partisi baru yaitu partisi "swap", partisi "/" dan partisi "/home".

Baiklah.. tak perlu berpanjang lebar lagi, kita akan mulai menginstal Ubuntu 10.10 bersama Windows 7 dalam sebuah hardisk.

Masukkan CD/DVD instalasi Ubuntu 10.10 kedalan CD/DVD drive lalu restart komputer untuk membootingnya melalui CD Ubuntu 10.10. Jika Anda belum memiliki Intaller Ubuntu 10.10, silahkan download disini lalu burning file iso yang Anda dapatkan dengan aplikasi pembakar CD seperti Nero, CDburnerXp, Roxio atau yang lainnya...


Tunggulah beberapa saat hingga Ubuntu selesai diload dan ditampilkan layar instalasi...


Dalam contoh ini, kita akan menjalankan Ubuntu 10.10 sebegai Live CD dan akan melakukan proses penginstalan melalui desktop Live CD Ubuntu. Hal itu dimaksudkan untuk memastikan bahwa semua perangkat yang ada pada komputer telah dikenali dengan baik dan CD/DVD installer Ubuntu dapat dijalankan dengan sempurna.

Pada layar instalasi, pilih bahasa yang ingin digunakan lalu klik tombol "Try Ubuntu" untuk menjalankan Ubuntu 10.10 sebagai Live CD. Tunggulah beberapa saat hingga desktop Ubuntu selesai dimuat....


Pada desktop tersebut, klik ganda pada ikon "Instal Ubuntu 10.10". Ubiquity akan segera dijalankan. Pilih bahasa yang ingin digunakan lalu klik tombol "Forward"...


Persiapan menginstal Ubuntu. Installer akan memeriksa ketersediaan perangkat, jika koneksi internet tersedia, pada langkah ini Anda dapat memilih mengaktifkan update otomatis untuk menginstal driver perangkat keras dan juga menginstal software pihak ketiga. Namun jika itu Anda lakukan, proses instalasi akan berjalan lebih lama, untuk saat ini, kami sarankan untuk tidak mengaktifkan pilihan-pilihan tersebut. Klik "Forward" untuk melanjutkan ke langkah berikutnya...


Mengalokasikan ruang hardisk. Pada gambar di bawah nampak bahwa Ubuntu 10.10 mendeteksi keberadaan sistem lain dalam hardisk, sehingga opsi "Install alongside other opersting systems" diaktifkan. Karena kita akan menyusun partisi secara manual, maka silahkan pilih opsi ketiga "Specify partitions manually (advenced)" lalu klik "Forward"...


Pada langkah ini, berhati-hatilah saat memilih partisi yang akan digunakan untuk menginstal Ubuntu. Kesalahan dalam memilih partisi akan menyebabkan data atau file penting lainnya HILANG/TERHAPUS dan TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN lagi. Anda perlu menyesuaikan dengan kondisi hardisk yang Anda gunakan (jangan sampai salah). Pada contoh ini, kami memilih /dev/sda3. Kalau Anda sudah yakin bahwa partisi yang dipilih adalah benar, klik tombol "Delete" untuk menghapus partisi tersebut...


Beberapa saat kemudian Anda akan mendapatkan sebuah ruang kosong, pilih ruang kosong tersebut lalu klik "Add"...


Dalam jendela "Create partition" pada bagian menu dropdown "Us as:" pilih "swap area". Pada "New partition size....:" masukkan nilai dalam satuan megabyte, pada contoh ini kami memasukkan nilai "1024" setara dengan 1GB. Klik "OK" untuk membuat partisi swap dengan kapasitas sesuai dengan yang Anda inginkan...


Pilih ruang kosong yang masih ada lalu klik "Add". Dalam jendela "Create partition" pilih "Logical" pada bagian "Type for the new partition:". Pada bagian menu dropdown "Us as:" pilih "Ext4 journaling filesystem". Pada menu "Mount point:" pilih "/". Pada "New partition size....:" masukkan nilai dalam satuan megabyte, pada contoh ini kami memasukkan nilai "10240" setara dengan 9.4GB. Klik "OK" untuk membuat partisi "/" dengan kapasitas sesuai dengan yang Anda inginkan...


Pilih ruang kosong yang masih tersisa lalu klik "Add". Dalam jendela "Create partition" pilih "Logical" pada bagian "Type for the new partition:". Pada bagian menu dropdown "Us as:" pilih "Ext4 journaling filesystem". Pada menu "Mount point:" pilih "/home". Pada "New partition size....:" masukkan nilai dalam satuan megabyte, pada contoh ini kami memasukkan nilai "9558" setara dengan 8.8GB atau seberapapun ruang kosong yang masih tersedia. Klik "OK" untuk membuat partisi "/home" dengan kapasitas sesuai dengan yang Anda inginkan...


Tabel partisi pada hardisk kami akan terlihat seperti gambar ini....


Silahkan periksa di bagian bawah pada "Boot loader". Pastikan "Device for boot loader installation" yang dipilih adalah "/dev/sda" (lihat gambar) bukan /dev/sda1 atau yang lainnya. Ini artinya kita akan menginstal Grub sebagai boot loader Ubuntu pada MBR hardisk...


Jika semua telah dirasa cukup klik "Install" untuk memulai proses instalasi Ubuntu 10.10...
Peringatan: Pada langkah ini partisi hardisk yang telah disusun akan diformat dan semua data yang tersimpan didalamnya akan DIHAPUS dan TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN lagi.

Dalam jendela dimana Anda berada, masukkan tempat Anda berada atau pilih lokasi pada peta bumi yang ditampilkan lalu klik "Forward"....


Pada jendela Keyboard layout, sebaiknya biarkan dalam pilihan default, klik "Forward" untuk melanjutkan....


Dalam jendela Siapa Anda, silahkan masukkan informasi yang sesuai pada masing-masing kolom berikut, isi "Your name:" dengan nama asli Anda, "Your computer's name:" akan terisi secara otomatis namun Anda dapat menyesuaikannya, "Pick a username:" masukkan nama yang akan digunakan sebagai username pada saat login, masukkan password pada "Choose a password" lalu masukkan kembali pada "Confirm your password". Pada opsi di bawahnya, Anda dapat memilih untuk login secara otomatis dengan memilih opsi "Log in Automatically" atau biarkan saja kedua opsi tersebut sesuai default nya, klik "Forward" untuk melanjutkan....


Silahkan Anda bersantai sejenak dan biarkan Ubiquity menyelesaikan tugasnya. Ini akan membutuhkan beberapa waktu bergantung pada spesifikasi komputer yang Anda gunakan...


Setelah proses instalasi selesai akan ditampilkan dialog "Installation Complete", Klik "Restart Now" untuk mereboot komputer...


CD/DVD installer akan dikeluarkan, ambil CD/DVD tersebut lalu tekan enter. Tunggulah beberapa saat hingga komputer dinyalakan kembali dan Anda akan mendapatkan menu boot loader Ubuntu "Grub"... Tekan enter untuk menjalankan sistem Ubuntu 10.10 yang baru saja Anda instal....


Tunggulah sebentar, layar GDM tempat Anda login ke sistem akan ditampilkan. Masukkan username dan password lalu tekan enter atau klik tombol "Log In"....


Desktop Ubuntu 10.10 yang cantik telah siap Anda gunakan....


Anda dapat memeriksa menggunakan Nautilus, partisi sistem Windows 7 dapat dimount dan Anda dapat melihat sebuah hardisk dengan label "Lab" lengkap dengan isinya...


Karena kita menggunakan dual boot mode, kini saatnya untuk mencoba masuk ke sistem Windows 7. Silahkan restart komputer....


Tunggulah beberapa saat. Pada menu grub, pilih menu terakhir "Windows 7 (loader) (on /dev/sda1)" dengan cara menekan tombol panah ke bawah pada keyboard...


Windows 7 akan dijalankan. Anda dapat memeriksa kembali partisi hardisk yang digunakan sekarang. Klik start lalu pilih "Run", ketik "diskmgmt.msc" lalu tekan enter... kini tabel partisi pada hardisk kami akan terlihat seperti pada gambar berikut....


Sekarang Anda dapat mencobanya pada komputer Anda sendiri. Namun jang lupa pesan kami, AMANKAN dulu data dan file penting yang Anda miliki sebab semua data yang terhapus saat instalasi TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN lagi...

Selamat mencoba...