Lebih dekat lebih cepat - Mudah dan menyenangkan
Selamat Datang Di BojaLinuxer Blog

External links - Jquery Terima kasih berkenan mengunjungi blog ini.

Kami berharap dapat melayani dan memberikan apa yang Anda butuhkan, menjadi sahabat terbaik disetiap waktu sepanjang jaman.

Gunakanlah kotak pencarian untuk kemudahan mendapatkan informasi yang Anda butuhkan.

Kategori Linux

External links - Jquery Manfaatkan Navigasi berikut untuk kemudahan menemukan artikel Linux utama yang Anda butuhkan:

Kategori Software

External links - Jquery Manfaatkan Navigasi berikut untuk kemudahan menemukan artikel perkembangan dan update software yang Anda butuhkan:

Informasi Update

  • Jadwal Sholat
  • Download Ubuntu 14.04 LTS (Trusty Tahr) Final .
  • Download Ubuntu 12.04.2 LTS Final .
  • Informasi cara membersihkan virus dan dengan MSE.
  • Download Final - RamnitKiller.
  • Download Final - NgrBot Killer.

07 December 2011

Ubah Ubuntu 11.10 Menjadi Linux Mint 12

Sudah menjadi kebiasaan sesuatu yang baru datang tentu disambut dan dielu-elukan, begitupun generasi terbaru distribusi Linux Mint 12. Menjadi distro yang didasarkan pada rilis terbaru Ubuntu 11.10, Mint 12 tidak membawa antar muka Unity yang menjadi ciri khas Ubuntu masa kini. Sebagai penggantinya Linux Mint dilengkapi dengan Gnome shell, hasilnya, Mint 12 menjadi distribusi yang ringan dan dikatakan lebih bersahabat dari pada distro induknya.

 Ubuntu-Mint
Tutorial berikut mengajak Anda yang berminat untuk menyulap Ubuntu 11.10 menjadi mirip Linux Mint 12. Alih-alih mengganti sistem yang telah diinstall, tentu akan lebih baik jika kita mengoptimalkan sistem yang telah ada. Bukan sekedar mengubah tampilan, namun bagi Anda yang ingin menjadikan Ubuntu 11.10 berjalan lebih ringan dapat mempelajari bagian-bagian tutorial ini.
Pada beberapa bagian, tutorial ini akan menyentuh dasar-dasar desktop Ubuntu yang berisiko terjadi kesalahan. Oleh karenanya, artikel ini TIDAK ditujukan bagi pemula yang baru saja mengenal Linux khususnya Ubuntu atau yang baru pertama menggunakan sistem Linux sehingga belum cukup paham alur kerja yang dijabarkan dalam tutorial ini. Namun, sebagai bahan bacaan untuk melengkapi pengalaman tentu tidak ada larangan.

Ini juga dapat dijadikan sebagai langkah awal bagi Anda yang berminat untuk membuat distro berbasis remaster Ubuntu, sekurangnya hasil akhir dari langkah-langkah yang dilakukan telah menjadikan sistem berubah dari aslinya.

Pertama yang harus dilakukan adalah menginstall paket-paket yang dibutuhkan. Seperti telah kami sampaikan di atas, Mint 12 menggunakan Gnome shell sebagai antar muka, bukan Unity, sehingga paket yang perlu ditambahkan adalah paket "gnome-shell" dan "gnome-tweak-tool", dua paket tersebut wajib diinstall terlebih dahulu. Paket lain yang sangat disarankan untuk diinstall adalah "Synaptic" dan paket "Gdebi". Adapun cara menambahkan paket-paket tersebut dapat Anda temukan dalam tutorial "Cara Mudah Menggunakan Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot" yang telah kami sampaikan sebelumnya.

Pastikan komputer sudah terhubung ke internet, install paket gnome-shell menggunakan Ubuntu software center atau menginstallnya melalui terminal dengan memberi perintah "sudo apt-get install gnome-shell". Setelah Gnome shell berhasil diinstall, logout dari sesi saat ini. Pada layar login LightDM, pilih sesi GNOME dengan cara mengklik icon gear untuk menjalankan desktop Ubuntu menggunakan Gnome shell sebagai antar muka.

Setelah Gnome shell berhasil dijalankan, install paket Synaptic untuk kemudahan proses installasi paket yang dibutuhkan. Setelah Synaptic berhasil diinstall, jalankan applikasi tersebut lalu cari dan tandai untuk diinstall paket "gnome-tweak-tool" dan "gdebi"...

 Ubuntu-Mint

Paket-paket dasar yang dibutuhkan selesai kita install, kini saatnya melakukan perubahan sesuai tujuan untuk membuat Ubuntu 11.10 menjadi seperti Linux Mint 12. Untuk keperluan itu, paket "gnome-shell-extensions-common", paket "gnome-shell-extensions-user-theme", paket-paket Mint Gnome Shell Extension (MGSE), background Linux Mint 12 serta icon dan themenya perlu kita tambahkan. Kami telah mengumpulkan semua paket yang dibutuhkan tersebut, silahkan Anda mendownloadnya terlebih dahulu melalui link berikut;
Extract paket "shell-ext-mgse.tar.gz" sehingga Anda mendapatkan paket-paket biner gome-shell-extensions-common, gome-shell-extensions-user-theme dan paket-paket MGSE, kumpulkan semuanya dalam sebuah folder sesuai selera Anda. Install gome-shell-extensions-common dan gome-shell-extensions-user-theme lalu diikuti seluruh paket MGSE menggunakan Gdebi atau melalui terminal dengan memberi perintah "sudo dpkg -i gnome-shell-extensions*.deb mgse*deb"...

 Ubuntu-Mint

Extract paket "mint-backgrouns.tar.gz", "mint-icons.tar.gz" dan "mint-themes.tar.gz" sehingga Anda mendapatkan file-file gambar backgrouns Linux Mint 12, folder-folder icon serta theme Mint. Jalankan terminal lalu ketik "sudo nautilus" untuk menjalankan Nautilus sebagai root. Salin semua gambar background Linux Mint ke folder "/usr/share/backgrounds", salin semua folder icon Linux Mint ke folder "/usr/share/icons" lalu salin semua folder theme Linux Mint ke folder "/usr/share/themes"...

 Ubuntu-Mint

Tutup jendela Nautilus lalu reboot komputer. Login kembal kedalam sistem dengan sesi Gnome. Jalankan gnome-tweak-tool melalui dash dengan memilh applikasi "Advanced Settings". Pada jendela Advanced Setting yang telah terbuka, pilih bagian "Shell Extensions" lalu aktifkan semua paket shell extension yang telah Anda Install sebelumnya...

 Ubuntu-Mint

Dalam beberapa kasus, setelah mengaktifkan shell extension Anda perlu logout terlebih dahulu lalu login kembali kedalam sistem. Setelah login, jalankan kembali Advanced Settings, pilih bagian "Theme" lalu atur pada "Menus Have Icons" menjadi "ON", "Icon theme" menjadi "Mint-X-Dark", "GTK+ theme" menjadi "Mint-Z", "Window theme" menjadi "Adwaita" dan "Shell theme" menjadi "Mint-Z"...

 Ubuntu-Mint

Buka folder "/usr/share/backgrounds" lalu pilih salah satu gambar background Mint untuk dijadikan wallpaper...

 Ubuntu-Mint

Hasil akhir dari semua perubahan di atas menjadi seperti gambar-gambar berikut pada sistem yang kami gunakan...

 Ubuntu-Mint

 Ubuntu-Mint

 Ubuntu-Mint

 Ubuntu-Mint

 Ubuntu-Mint

Bagai mana? mirip dengan desktop Linux Mint 12 bukan?.. :D

Meringankan dan mengoptimalkan Ubuntu 11.10.

Menurut kami, Mint 12 menjadi lebih ringan dan optimal dibanding distro induknya karena memangkas sebagian fitur yang ada pada Ubuntu 11.10 dan menambahkan beberapa paket yang secara default tidak disertakan dalam Ubuntu. Dengan tidak menyertakan Unity, Mint 12 menjadi terasa lebih ringan karena tidak menjalankan efek-efek desktop 3D yang berat. Jika Anda menggunakan Linux Mint lalu menginstall dan menjalankan desktop Unity tentu akan terasa sama beratnya.. :)

Untuk melengkapi langkah-langkah me-Mint-kan Ubuntu 11.10, kita dapat menghapus paket-paket Unity dan unity 2d agar Ubuntu 11.10 menjadi lebih ringan dijalankan. Perlu di perhatikan, sebelum Anda menghapus paket-paket Unity dari sistem, sebaiknya backup dulu sistem yang digunakan sehingga saat terjadi kesalahan Anda dapat mengembalikan sistem seperti semula dengan mudah.

Dengan mudah kita dapat menghapus Unity dengan menggunakan filter pada Synaptic lalu menghapus paket-satu persatu. PENTING: "JANGAN menghapus dua paket dasar yang terkait dengan Unity yaitu "unity-greeter" dan "libunity6""...

 Ubuntu-Mint

Mengapa tidak boleh dihapus? karena jika unity-greeter dihapus, maka Anda tidak dapat login kedalam sistem sebab paket tersebut dibutuhkan oleh LightDM, setelah reboot Anda hanya akan mendapati layar gelap saja. Sedangkan kalau paket libunity6 dihapus maka sistem akan kehilangan sebagian fungsinya dasarnya, karena menghapus paket tersebut juga akan menghapus paket-paket inti seperti gnome-session, nautilus serta paket pendukung lainnya.

Terakhir, jika diperlukan Anda dapat mengganti background LightDM dengan background Linux Mint agar lebih sempurna...

 Ubuntu-Mint

Selamat mencoba...

Dipublikasikan di:




Your comments:

Gunakan kode di atas untuk menambahkan Emoticon pada komentar.

25 comments :

  1. Si ipul : kalau udah jadi linux mint, trz muncul ubuntu 12.04 LTS, apa bisa di upgrade ke ubuntu 12.04 OM??? apa terjadi crash systemnya om??? Mohon Bimbingannya Om boja

    ReplyDelete
  2. hemmhhfttt..perfect....hehehehe
    makasih gan atas infonya...
    salam kenal

    ReplyDelete
  3. saya dari baru seminggu an kenal sama linux, ini jg kenal lewat blog ini, postingan sangat membantu bagi pemula.mantap,hehehe

    mau tanya kalau kita mau ganti distributor harus install dari awal ya?kyk install ulang gitu?apakah kalau mau install ulang kita harus buat partisi manual kyk awal?bgaimana nasib data di home?
    menurut agan, distributor mana yang paling bagus dan mudah digunakan?
    maaf kalau banyak tanya dan terima kasih sebelumnya :)

    ReplyDelete
  4. Wah mantap nih info nya, nice psot brow.. Salam kenal ya.

    ReplyDelete
  5. SiIpul: Tutorial ini tidak mengganti Ubuntu jadi Mint, tetapi hanya mengubah tampilannya saja sehingga sistem yg digunakan tetap Ubuntu. Tentu tetap dapat diupgrade ke Ubuntu 12.04 dan tidak akan ada masalah apa-apa.. ^_^

    ReplyDelete
  6. Chui: Iya, kalau kita mau ganti dristro tentu harus menginstallnya dari awal seperti menginstall sistem baru.. :)

    ReplyDelete
  7. FRESH TIPS NIHH, THANKS FOR SHARE GAN...
    SALAM KENAL...

    ReplyDelete
  8. saya sdh cb cara2 yg diatas, pd saat setting GTK+ theme" menjadi "Mint-Z", dan "Shell theme" menjadi "Mint-Z">> dipilihannya ga ada Mint z.walhasil taskbar yg diatas masi ada.apakah karna sy sdh instal clasic menu indicator jd ga muncul Mint z nya? mhn pencerahannya, Thx

    ReplyDelete
  9. @jack Pastikan anda telah meletakkan folder2 theme dengan benar pada tempatnya di /usr/share/themes, pastikan Anda masuk kesesi Gnome sehingga antar muka yg digunakan adalah Gnome shell bukan Unity ataupun gnome classic, pastikan shell extension user themes telah Anda aktifkan, reboot komputer terlebih dulu jika pilihan theme tersebut belum juga ditampilkan.. :)

    ReplyDelete
  10. @Boja Linuxer

    udah bisa om,kayknya wktu download themesnya ada masalah,soalnya setelah kejadian itu sy cb pasang di pc yg lain dengan download file baru trus langsung bs jalan,trsu PC yg tadinya ga ada mint Z semua intslan sy remove dan install ulang dengan file yg di download ulang,hasilnya 2 pc sy dah bs pake tampilan linux mint,thx buat bojalinuxer yg udah byk membantu sy buat blajar linux :)

    ReplyDelete
  11. Kalau hanya install tampilan clasic bawah aja gimana?

    ReplyDelete
  12. @SDIT Ar-Rahmah Berarti yang perlu ditambahkan cuma installasi Gnome shell dan paket2 Gnome shell extensions common & paket MGSE tanpa perlu menambahkan theme, icon dan backgroundnya.. :)

    ReplyDelete
  13. Terima kasih, infonya sangat bagus.

    ReplyDelete
  14. Pusing pake unity one, panelnya gak user friendly.

    ReplyDelete
  15. sebelumnya lam kenal mas..
    blognya bagus nech..
    saya juga pengguna linux nech, tapi masih newbi...
    masih harus banyak belajar..

    ReplyDelete
  16. mas..di tutorial yg terakhir...
    gimana menghapus unity di 11.04..
    sy tidak menemukan unity-greteer dan libunity6 di ubuntu 11.04...
    yg ada hanya libunity4..

    ReplyDelete
  17. @Anonim sebaiknya Anda tidak menghapus Unity di Ubuntu 11.04 jika belum benar2 memahami setiap fungsi paket unity yang ada, karena jika Anda salah langkah maka kemungkinan Anda akan kesulitan login kedalam sistem.. :)

    Namun jika Anda cukup berani mengambil risiko maka semua paket unity dapat Anda hapus.. unity-greeter tidak akan Anda jumpa di 11.04 karena masih berbasis gnome2 dan belum menggunakan lightdm sebagai login manager.. :)

    ReplyDelete
  18. Manggilnya apa ya, mas apa abang,,, hehehe... tapi ane mau nanya nih... kalu merubah tampilan ubuntu 12.04 LTS ke Linux Mint Maya Mate gimana ya..?

    Sekalian Ama MintMenu-nya juga.. Soalnya ane cari2 ga ketemu2..

    Apa bisa menjadi lebih ringan..?

    ReplyDelete
  19. @AndriKalau ke Mate kemungkinan tidak bisa karena akan bentrok dengan Gnome3.. yang bisa Anda install adalah DE Mint lainnya yaitu Cinnamon.. :)

    ReplyDelete

Terima kasih untuk tidak meletakkan direct link pada isi komentar karena Blogger anti spam akan secara otomatis menandai sebagai spam dan menyembunyikannya.

Bantu kami meningkatkan kualitas blog ini dengan meninggalkan komentar pada artikel yang Anda baca. Terima kasih...