Lebih dekat lebih cepat - Mudah dan menyenangkan
Selamat Datang Di BojaLinuxer Blog

External links - Jquery Terima kasih berkenan mengunjungi blog ini.

Kami berharap dapat melayani dan memberikan apa yang Anda butuhkan, menjadi sahabat terbaik disetiap waktu sepanjang jaman.

Gunakanlah kotak pencarian untuk kemudahan mendapatkan informasi yang Anda butuhkan.

Kategori Linux

External links - Jquery Manfaatkan Navigasi berikut untuk kemudahan menemukan artikel Linux utama yang Anda butuhkan:

Kategori Software

External links - Jquery Manfaatkan Navigasi berikut untuk kemudahan menemukan artikel perkembangan dan update software yang Anda butuhkan:

Informasi Update

  • Jadwal Sholat
  • Download Ubuntu 14.04 LTS (Trusty Tahr) Final .
  • Download Ubuntu 12.04.2 LTS Final .
  • Informasi cara membersihkan virus dan dengan MSE.
  • Download Final - RamnitKiller.
  • Download Final - NgrBot Killer.

30 January 2012

Jadwal Rilis openSUSE 12.2

Tak lama setelah mengumumkan berakhirnya dukungan teknis untuk openSUSE 11.3, pengembang di proyek openSUSE mengumukan jadwal rilis untuk openSUSE 12.2 pada 21 Januari lalu.


Proyek openSUSE merilis versi baru sistem operasi openSUSE setiap 8 bulan dengan masa dukungan 18 bulan untuk setiap versi. openSUSE 12.2 akan melalui masa pengembangan empat milestone, sebuah rilis beta dan dua release candidate, jadwal rilis selengkapnya openSUSE 12.2 dapat Anda temukan di bagian akhir artikel ini.
"As 11.3 was released in July of 2010, the time has come to embrace our newer versions, including the successful release of 12.1 in November of 2011."

"And of course, we’re already gearing up for 12.2, slated for release in July. And the first milestone release is already just around the corner. You’ll be able to try out Milestone 1 on February 9th." demikian disampaikan Bryen Yunashko dalam pengumuman resmi.

Jadwal rilis openSUSE 12.2:
  • 9 Februari 2012 - openSUSE 12.2 Milestone 1
  • 3 Maret 2012 - openSUSE 12.2 Milestone 2
  • 5 April 2012 - openSUSE 12.2 Milestone 3
  • 26 April 2012 - openSUSE 12.2 Milestone 4
  • 24 Mei 2012 - openSUSE 12.2 Beta
  • 14 Juni 2012 - openSUSE 12.2 RC 1
  • 28 Juni 2012 - openSUSE 12.2 RC 2
  • 11 Juli 2012 - openSUSE 12.2 Rilis Final
Seperti biasa, jadwal rilis ini hanya menjadi acuan, sewaktu-waktu tim pengembang openSUSE dapat mengubah jadwal untuk setiap tahapan pengembangan tersebut.


Disarikan dari news.softpedia.com.
Dipublikasikan di:




23 January 2012

Macbuntu-Xii (Mac OS X gtk3 Theme) Ubah Tampilan Ubuntu 11.10 Jadi Mac OS X Lion

Masih terkait dengan artikel kami sebelumnya, dimana telah kami sampaikan cara menggabungkan Cairo Dock bersama Unity 2d panel. Merupakan sebuah terobosan alternatif karena sebagian pengguna Ubuntu merasa kurang nyaman dengan antar muka Unity. Serta yang tak dapat diabaikan, penggunaan Unity 2d panel bersama Cairo Dock memungkinkan pengguna untuk menjalankan efek-efek desktop 3D tanpa kesulitan.

Macbuntu-Xii
Melengkapi langkah-langkah sebelumnya, setelah panel Unity 2d berjalan baik bersama Cairo Dock, penggunaan theme Macbuntu-Xii (Mac OS X gtk3 theme) akan semakin mendekatkan tampilan desktop Ubuntu 11.10 dengan tampilan Mac OS X 10.7 Lion.
Macbuntu-Xii meliputi perubahan theme, icon, cursor, background serta Cairo dock theme. Agar semuanya dapat bekerja dengan baik Anda memerlukan installasi gtk2-engines-pixbuf dan gtk2-engines-aurora disamping gtk2-engines-murrine yang secara default telah disertakan dalam Ubuntu 11.10.

Untuk menginstall gtk2-engines-pixbuf dan gtk2-engines-aurora, pastikan komputer telah terhubung ke internet, jalankan terminal lalu ketik perintah berikut...

sudo apt-get install gtk2-engines-pixbuf gtk2-engines-murrine gtk2-engines-aurora

...setelah gtk2 engine yang dibutuhkan berhasil diinstall, tutup jendela terminal lalu lanjutkan langkah berikutnya.

Download semua paket Macbuntu-Xii yang meliputi Macbuntu-Xii-Theme, Macbuntu-Xii-Icon, Macbuntu-Xii-Cursor, Macbuntu-Xii-Cairo dan Macbuntu-Xii-Backgrounds melalui link download berikut lalu tempatkan dalam sebuah folder yang telah Anda persiapkan..

Update: Versi baru Macbuntu-Xii v.2 telah tersedia dan dapat Anda download melalui artikel Macbuntu-Xii v.2 theme for Gnome 3.2/3.7...

Extract semua paket berekstensi .tar.gz tersebut sehingga Anda memdapatkan folder-folder bernama Macbuntu-Xii-Theme Macbuntu-Xii-gtk3-Theme, Macbuntu-Xii-Icon, Macbuntu-Xii-Cursor, Macbuntu-Xii-Cairo dan Backgrounds...

Macbuntu-Xii

Macbuntu-Xii

Jalankan terminal lalu ketik perintah berikut untuk menjalankan nautilus sebagai root..

sudo nautilus

Macbuntu-Xii

Dengan Nautilus yang telah dijalankan, copy paste semua folder yang dibutuhkan pada tempatnya masing-masing...

Copy paste folder Macbuntu-Xii-Theme Macbuntu-Xii-gtk3-Theme ke /usr/share/themes
Copy paste folder Macbuntu-Xii-Icon dan Macbuntu-Xii-cursor ke /usr/share/icons

Macbuntu-Xii

Copy paste folder Macbuntu-Xii-Cairo ke /usr/share/cairo-dock/themes

Macbuntu-Xii

Buka folder Backgrounds yang berisi wallpaper Mac OS X, copy paste semua file gambar yang ada ke /usr/share/backgrounds

Macbuntu-Xii

Seperti telah kami sampaikan dalam artikel sebelumnya, tutorial ini memerlukan paket Ubuntu Tweak terinstall pada sistem yanga Anda gunakan, jika Anda belum memilikinya silahkan merujuk pada artikel sebelumnya untuk menginstall Ubuntu Tweak 0.6. Jalankan Ubuntu Tweak, pada tab "Tweaks" pilih opsi "Theme" di bagian "Appearance"...

Macbuntu-Xii

Ubah pada bagian "Gtk theme" dan "Window theme" menjadi "Macbuntu-Xii-Theme" "Macbuntu-Xii-gtk3-Theme"...

Macbuntu-Xii

Ubah pada bagian "Icon theme" menjadi "Macbuntu-Xii-Icon" lalu ubah pada bagian "Cursor theme" menjadi "Macbuntu-Xii-Cursor". Anda akan segera melihat perubahan tampilan pada desktop.

Kembali ke tab "Tweaks",pilih opsi "Login Settings" pada bagian "Startup"...

Macbuntu-Xii

"Unlock" pada halaman tersebut sehingga Anda dapat mengubah backgrouns LightDM, klik pada bagian background lalu pilih gambar Macbuntu-Xii-bg_login.jpg atau gambar lain yang Anda sukai dari /usr/share/backgrounds...

Macbuntu-Xii

Kembali ke tab "Tweaks",pilih opsi "Compiz Settings" pada bagian "Desktop", aktifkan efek-efek seperti nampak pada gambar berikut...

Macbuntu-Xii

Kembali ke tab "Tweaks",pilih opsi "Window Manager Settings" pada bagian "Desktop", centang pada "Menu" jika perlu Anda dapat mengatur transparansi jendela pada bagian "Window Decoration Effects"...

Macbuntu-Xii

Kembali ke tab "Tweaks",pilih opsi "Workarounds" pada bagian "Syatem", "Unlock" halaman tersebut lalu centang opsi "Fix appearance of the themes..." ...

Macbuntu-Xii

Tutup jendela Ubuntu Tweak, kini saatnya melakukan perubahan theme Cairo Dock. Klik kanan pada panel Ciro Dock lalu pilih menu "Cairo-Dock" lalu pilih "Configure"...

Macbuntu-Xii

Pilih pada tab "Themes", cari theme "Macbuntu-Xii-Cairo" yang tadi telah Anda tambahkan. Klik tombol "Apply" untuk menerapkan perubahan...

Macbuntu-Xii

Mengubah wallpaper dengan mac_Andromeda.jpg, dengan nautilus silahkan menuju ke /usr/share/backgrounds lalu klik ganda file mac_Andromeda.jpg supaya dibuka. Klik kanan pada gambar lalu pilih menu "Set as Desktop Background"...

Macbuntu-Xii

Kini Desktop akan nampak seperti gambar berikut...

Macbuntu-Xii

Logout dari sesi saat ini, Anda akan melihat perubahan pada background LightDM seperti nampak pada bambar berikut ini...

Macbuntu-Xii

Berikut adalah beberapa gambar yang kami ambil dari sistem yang kami gunakan...

Macbuntu-Xii

Macbuntu-Xii

Macbuntu-Xii

Macbuntu-Xii

Macbuntu-Xii

Jika semua berjalan baik maka Anda akan memiliki tampilan Ubuntu 11.10 dengan theme yang aquatic pada tombol-tombol dan scrollbar aplikasi mirip dengan desktop Mac OS X di masa lalu.

Jika diperlukan kita dapat mengatur efek-efek 3D compiz untuk membuat transparan unity 2d panel, namun itu insyaallah akan kami sampaikan dilain kesempatan...

Macbuntu-Xii

Selamat mencoba...


Dipublikasikan di:




20 January 2012

Menggabungkan Cairo Dock Bersama Unity 2d Panel Di Ubuntu 11.10

Setelah sebelumnya kami menyampaikan cara menginstall Ubuntu 11.10 pada flash disk, kali ini kami mengajak Anda untuk mengoptimalkan penggunaan antar muka Ubuntu 11.10. Sebagaimana kita ketahui, Ubuntu 11.10 datang bersama Gnome 3 dengan antar muka Unity shell dan itu telah menjadi masalah tersendiri bagi pengguna Ubuntu yang terbiasa menggunakan gnome klasik.

Unity hadir sebagai jawaban atas ketidak puasan Canonical terhadap pengembangan Gnome 3. Dengan penampilan unik, desktop dengan Unity shell memiliki pendekan seperti desktop Mac OS X. Lihat saja penggunaan global menu pada panel Unity, itu merupakan ciri khas yang dimiliki oleh Mac OS X. Hanya saja, penerapan dash dan launcher Unity ternyata cukup menyebalkan bagi sebagaian penggunanya.


Beruntung Cairo Dock kini memiliki sesi sendiri. Dengan pengaturan yang jauh lebih fleksibel dan penampilan yang cukup menawan, penggunaan Cairo Dock sebagai pengganti Unity launcher menjadi pilihan alternatif bagi siapapun yang tidak menyukai Unity maupun Gnome shell. Cukup ringan dijalankan dengan kemampuan untuk dapat bekerja bersama OpenGL menjadikan sesi Cairo Dock adalah jawaban bagi mereka yang menyukai penggunaan efek 3D tanpa Unity.
Namun bagaimanapun, tanpa Unity Ubuntu 11.10 seperti kehilangan identitasnya. Pengguna juga akan kehilangan beberapa fungsi penting yang biasanya diakses melalui indicator applet. Menyadari hal tersebut dengan tetap mempertahankan konsep desktop yang indah, mudah dikelola serta ringan untuk dijalankan kami menawarkan penggabungan Cairo Dock bersama Panel Unity 2d sebagai antar muka.

Mengapa Unity 2d? bukankah itu sesi ringan Ubuntu tanpa efek 3D?. Benar, itu adalah sesi Ubuntu tanpa efek, namun penggunaan panel Unity 2d (hanya panelnya saja) bersama Cairo Dock akan menjadi lain ceritanya. Anda akan tetap memiliki Panel Unity lengkap dengan efek-efek 3D tapi tanpa dash dan launchernya.

Cukup untuk sekedar memaparkan sebuah gagasan, kini saatnya kami sampaikan cara mengintegrasikan panael Unity 2d bersama Caro Dock tentu hanya bagi Anda yang berminat saja... ^_^

Setelah berhasil menginstall Ubuntu 11.10 pastikan Anda telah terhubung ke internet untuk menginstall paket-paket Cairo Dock. Seperti yang telah lalu, kami tetap merekomendasikan Anda untuk menambahka paket Synaptic, Gdebi dan Compizconfig settings manager untuk kemudahan pengelolaan paket dan efek 3D di Ubuntu 11.10 (tutorialnya dapat Anda temukan dalam artkel ini) serta Ubuntu Tweak 0.6 sebelum menginstall Cairo Dock.

Lanjutkan menginstall paket cairo-dock melalui terminal (Ctrl+Alt+t) dengan memberi perintah berikut...

sudo apt-get install cairo-dock

...atau dengan cara mudah menginstallnya menggunakan Synaptic sehingga semua paket Cairo Dock terinstal seperti terlihat pada gambar berikut...



Silahkan logout dari sesi saat ini, pada layar login LightDM pilih sesi "Cairo-Dock (with Gnome end effects)" dengan cara mengklik icon gear untuk menjalankan sesi Cairo Dock...




Perhatian: Silahkan baca lebih dulu CATATAN di bagian akhir artikel ini sebelum melanjutkan langkah berikutnya.

Jalankan Synaptic, ketik filter "unity" pada kotak pencarian lalu uninstall semua paket terkait Unity (termasuk paket unity 2d yang telah ada) kecuali tiga paket "unity-greeter, libunity6 dan yelp" yang harus tetap Anda pertahankan sebab kalau salah satu dari ketiganya juga turut diremove maka akan menyebabkan kerusakan pada sistem dan Anda tidak akan dapat login kembali dengan normal...



Install kembali paket Unity 2d hanya untuk komponen yang dibutuhkan saja, dalam hal ini adalah "unity-2d-panel" beserta dependensinya. Jalankan terminal lalu ketik perintah berikut...

sudo apt-get install --no-install-recommends unity-2d-panel unity-2d



...paket-paket Unity 2d yang terinstall seharusnya akan nampak seperti pada gambar berikut jika dilihat dengan Synaptic...




Menggabungkan Cairo Dock bersama Unity 2d panel.

Kini saatnya menambahkan unity-2d-panel ke dalam Cairo Dock session. Jalankan terminal lalu ketik perintah berikut...

sudo gedit /usr/share/gnome-session/sessions/cairo-dock.session

...gedit akan segera dijalankan, ubah isi cairo-dock.session menjadi seperti berikut ini...

[GNOME Session]
Name=Cairo-Dock Session
RequiredComponents=gnome-settings-daemon;
RequiredProviders=windowmanager;panel;panel_top;
DefaultProvider-windowmanager=compiz
DefaultProvider-panel=cairo-dock
DefaultProvider-panel_top=unity-2d-panel
FallbackSession=cairo-dock-fallback
DesktopName=GNOME



...simpan perubahan lalu tutup jendela gedit.

Ketik kembali perintah berikut pada terminal...

sudo gedit /usr/share/gnome-session/sessions/cairo-dock-fallback.session

...gedit akan segera dijalankan, ubah isi cairo-dock-fallback.session menjadi seperti berikut ini...

[GNOME Session]
Name=Cairo-Dock Session fallback (Safe Mode)
RequiredComponents=gnome-settings-daemon;
RequiredProviders=windowmanager;panel;panel_top;
DefaultProvider-windowmanager=metacity
DefaultProvider-panel=cairo-dock
DefaultProvider-panel_top=unity-2d-panel
DesktopName=GNOME



...simpan perubahan lalu tutup jendela gedit.

Silahkan logout dari sesi saat ini, pada layar login LightDM pilih sesi "Cairo-Dock (with Gnome end effects)" dengan cara mengklik icon gear untuk menjalankan sesi Cairo Dock dengan panel Unity 2d. Jika berhasil maka pada desktop akan nampak Cairo Dock di bagian bawah dan panel Unity 2d di bagian atas, gambar berikut adalah contoh tampilan desktop yang kami gunakan...



Nah, integrasi Cairo Dock bersama panel Unity 2d telah selesai dilakukan. Dengan konsep tampilan desktop mirip Mac OS X, tutorial selanjutnya akan kami sampaikan cara menggunakan theme Macbuntu-Xii gtk3 yang sedang kami persiapkan agar tampilan Ubuntu 11.10 ini menjadi lebih mirip dengan desktop Mac OS X Lion. Gambar berikut adalah untuk tutorial berikutnya... ^_^



Selamat mencoba...

Catatan: Bagi Anda yang tetap ingin mempertahankan installasi Unity, cukup menambahkan installasi Cairo Dock dan mengikuti langkah-langkah menambahkan unity-2d-panel ke dalam sesi Cairo Dock.


Dipublikasikan di:




03 January 2012

Menginstall Ubuntu Pada Flash Disk (Mode Normal)

Suatu ketika kami telah menyampaikan cara menginstall Ubuntu kedalam Flash disk dengan bantuan aplikasi Startup disk creator. Meski dengan cara tersebut kita dapat melakukan penyimpanan perubahan, namun cara tersebut tidak sungguh-sungguh melakukan installasi Ubuntu kedalam flash disk dan lebih tepat jika disebut membuat Installer Ubuntu dalam flash disk.

Install Ubuntu dalam Flash disk
Pada tutorial ini, kami menginstall Ubuntu 11.10 kedalam flash disk seperti layaknya menginstall Ubuntu kedalam hardisk secara normal. Sitem Ubuntu dalam FD tersebut besifat portable sehingga bisa dijalankan bukan hanya dalam satu PC saja. Karena merupakan installasi normal, paket-paket yang diinstall dapat ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan dan tentu sesuai dengan ruang yang tersedia.
Untuk menginstall Ubuntu 11.10 sekurangnya diperlukan sebuah FD berkapasitas 4GB lebih besar tentu lebih baik. Dalam contoh ini, kami menggunakan FD berkapasitas 8GB sehingga memiliki keleluasaan untuk menyusun partisi sesuai kebutuhan.

Tutorial ini tidak ditujukan bagi pemula dan atau yang baru belajar menginstall Ubuntu. Tidak disarankan dilakukan menggunakan laptop dan perangkat sejenisnya (meskipun memungkinkan) kecuali bagi mereka yang telah paham bagaimana meletakkan sistem sehingga tidak mempengaruhi sistem lain yang telah ada dalam hardisk-nya.

Selain sebuah flash disk seperti yang telah kami kemukakan di atas, sebuah PC dengan memori sekurangnya 1GB dan tentu CD/DVD drive lengkap dengan installer Ubuntu 11.10 versi desktop juga harus tersedia.

Sebelum memulai installasi sebaiknya lepas semua koneksi hardisk yang ada dalam PC sehingga nantinya yang terbaca saat installasi hanyalah flash disk yang digunakan saja. Putuskan koneksi internet jika tersedia karena itu akan memperlambat proses installasi serta mempersiapkan diri untuk bersabar karena proses installasi pada flash disk ini akan berjalan cukup lama dibandingkan jika menginstallnya pada hard disk.

Pastikan flash disk dalam keadaan kosong atau tidak terdapat file dan data penting lainnya karena akan dilakukan pemformatan. Tancapkan Flash disk lalu jalankan Ubuntu sebagai live CD/DVD desktop. Mulai menginstall Ubuntu 11.10 dengan menjalankan Ubiquity melalui shortcut "Install Ubuntu 11.10" yang ada di desktop. Lanjutkan proses-proses installasi hingga Ubuntu mendeteksi ketersediaan media installasi yang dibutuhkan...

Install Ubuntu dalam Flash disk

Dalam contoh ini kami menyusun partisi secara manual dalam flash disk berkapasitas 8GB dengan pembagian sebagai berikut; Partisi pertama berkapasitas sekita 2.5GB diformat sebagai FAT32 digunakan sebagai partisi pertukaran data supaya dapat dibaca oleh sistem operasi lainnya, Partisi kedua berkapasitas sekitar 5GB diformat sebagai ext4 digunakan sebagai partisi "/" dan sisanya sekitar 250MB diformat sebagai "swap area" digunakan sebagai partisi swap. Bagi Anda yang menggunakan flash disk berkapasitas 4GB maka cukup membuat sebuah partisi berformat ext4 yang nantinya digunaka sebagai partisi "/". Saat pertama dibaca, biasanya sebuah FD telah memiliki sebuah partisi berformat FAT32, hapus lebih dulu partisi tersebut sehingga mendapatakan sebuah free space...

Install Ubuntu dalam Flash disk

Selanjutnya susun semua partisi yang ingin Anda buat, jika Anda ingin membuat partisi FAT32 supaya dapat dibaca oleh Windows, letakkan partisi tersebut di urutan pertama (sda1) jangan meletakkannya diurutan lain...

Install Ubuntu dalam Flash disk

Install Ubuntu dalam Flash disk

Install Ubuntu dalam Flash disk

Selesai menyusun partisi lanjutkan installasi sebagaimana mestinya. Proses installasi ini akan berjalan cukup lama. PERINGATAN: Jangan menghentikan proses, men-skip, mencabut FD atau mematikan PC sebelum installasi diselesaikan karena akan menyebabkan kegagalan instalasi dan berpotensi merusak FD yang Anda gunakan...

Install Ubuntu dalam Flash disk

Install Ubuntu dalam Flash disk

Installasi selesai, Anda dapat memilih untuk merestart PC saat itu juga atau tetap menjalankan live CD/DVD dan merestartnya nanti...

Install Ubuntu dalam Flash disk

Kami memilih untuk tetap menjalankan live CD/DVD dan memeriksa installasi yang ada dalam flash disk...

Install Ubuntu dalam Flash disk

Untuk memeriksa berhasil atau tidaknya installasi Ubuntu 11.10 dalam flash disk, reboot komputer, keluarkan CD/DVD dan biarkan PC booting melalui USB (seharusnya dukungan untuk boot melalui USB telah Anda aktifkan lebih dulu melalui bios). Jika berhasil, Anda dapat mulai mengatur koneksi internet baik dengan LAN maupun modem dan menambahkan paket-paket yang dibutuhkan seperti Gaparted, Ubuntu Tweak, gddrescue dan lainnya.

Ini adalah partisi flash disk dalam installsi Ubuntu 11.10 yang telah kami buat jika dilihat dengan Gparted...

Install Ubuntu dalam Flash disk

Dengan logika yang sama dan jika perangkat yang digunakan memungkinkan, kita dapat menginstall Ubuntu kedalam flash disk melalui virtual mesin semacam Oracle VM VirtualBox.

Untuk selanjutnya kami akan mengajak Anda untuk belajar meminimaliskan sistem yang telah kita buat dalam flash disk tersebut agar lebih sederhana dan ringan untuk dijalankan. Serta melakukan installasi sistem yang telah ada dalam flash disk itu kedalam hardisk dengan metode cloning dilain kesempatan...InsyaAllah... ^_^


Dipublikasikan di:




02 January 2012

Kembalikan Suara Startup Ubuntu 11.10 Yang Hilang

Banyak pengguna Ubuntu 11.10 yang mengeluh tentang menghilangnya suara saat startup yang selalu ada pada versi sebelumnya. Padahal perangkat audionya berjalan baik, digunakan memutar audio dan lainnya juga berjalan lancar. Ada apakah gerangan?.

Startup Sound Ubuntu
Bagi kami, itu bukan sesuatu yang harus ada, namun demikian bunyi suara yang terdengar saat komputer dinyalakan itu mungkin menjadi bagian tersendiri dihati penggemarnya.. :) Ibarat empat sehat maka tidak menjadi lima sempurkan jika suara startup itu tidak ada lagi. Untuk mengembalikan suara startup Ubuntu 11.10 yang menghilang tersebut, silahkan ikuti panduan singkat berikut.
Pastikanlah pada installasi Ubuntu 11.10 yang Anda gunakan telah terinstall paket gnome-session-canberra, Anda dapat menggunakan Synaptic atau Ubuntu software center untuk memastikan paket tersebut telah ada. Normalnya seharusnya ada saat Ubuntu 11.10 diinstal, namun jika memang sudah tidak ada maka dengan cara mudah Anda dapat menginstallnya kembali dengan menjalankan terminal lalu memeberi perintah berikut; "sudo apt-get install gnome-session-canberra" tanpa tanda kutip.

Bagi Anda yang masih memiliki paket tersebut terinstall pada sistem maka tidak perlu menginstallnya kembali, cukup langsung mengikuti panduan berikut.

Jalankan terminal (Ctrl+Alt+t), lalu pada jendela yang telah terbuka, ketik atau copy paste perintah berikut...

sudo cp /usr/share/sounds/ubuntu/stereo/* /usr/share/sounds/

...tutup jendela terminal lalu logout dari sesi saat ini untuk menguji apakah suara startup sudah kembali.

Login kembali kedalam sistem, jika Anda beruntung maka apa yang hilang itu sudah dapat Anda dengarkan... ^_^

Selamat mencoba...

Dipublikasikan di: