Lebih dekat lebih cepat - Mudah dan menyenangkan
Selamat Datang Di BojaLinuxer Blog

External links - Jquery Terima kasih berkenan mengunjungi blog ini.

Kami berharap dapat melayani dan memberikan apa yang Anda butuhkan, menjadi sahabat terbaik disetiap waktu sepanjang jaman.

Gunakanlah kotak pencarian untuk kemudahan mendapatkan informasi yang Anda butuhkan.

Kategori Linux

External links - Jquery Manfaatkan Navigasi berikut untuk kemudahan menemukan artikel Linux utama yang Anda butuhkan:

Kategori Software

External links - Jquery Manfaatkan Navigasi berikut untuk kemudahan menemukan artikel perkembangan dan update software yang Anda butuhkan:

Informasi Update

  • Jadwal Sholat
  • Download Ubuntu 14.04 LTS (Trusty Tahr) Final .
  • Download Ubuntu 12.04.2 LTS Final .
  • Informasi cara membersihkan virus dan dengan MSE.
  • Download Final - RamnitKiller.
  • Download Final - NgrBot Killer.

30 November 2011

Konfigurasi Modem USB Blue Link BL-EV08C EVDO Di Ubuntu

Tutorial berikut akan memandu cara mengkonfigurasi USB modem CDMA EVDO merk Blue Link BL-EV08C. Setelah kesana-kemari mencari referensi dan tidak ada satupun artikel yang dapat memberi solusi, akhirnya kami mecoba mengkinfigurasi modem Blue Link BL-EV08C tersebut seperti konfigurasi kebanyakan modem USB dengan chipset keluaran Qualcomm.


Modem USB Blue Link BL-EV08C CDMA EVDO menggunakan chipset USB modem Qualcomm. Namun demikian, pada sistem yang kami gunakan, Ubuntu 11.10, modem tersebut tidak dapat dikenali dengan baik. Hanya informasi product id dan vendor id dan itupun tidak dikenali sebagai produk Qualcomm Inc melainkan Beholder International Ltd.
Tidak seperti kebanyakan USB modem yang saat di hubungkan ke komputer akan dikenali sebagai CDROM dan di-mount secara otomatis, pada modem Blue Link BL-EV08C meski dikenali sebagai CDROM namun gagal di-mount, saat kita menjalankan terminal dan memberi perintah lsusb, maka informasi yang didapat kira-kira akan nampak seperti berikut ini...

bojalinuxer@bojalinuxer-lab:~$ lsusb
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 004 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 006 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 007 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 006 Device 002: ID 6000:1000 Beholder International Ltd.



...dan jika kita jalankan dmesg pada terminal akan menampilkan pesan error seperti ini...

[ 169.084938] sr: Sense Key : Hardware Error [current]
[ 169.084947] sr: Add. Sense: No additional sense information
[ 173.085043] sr1: CDROM (ioctl) error, command: Xpwrite, Read disk info 51 00 00 00 00 00 00 00 02 00

...yang ditampilkan berulang-ulang. Namun, meski hanya menampilkan pesan error, itu akan membuka jalan bagi kita untuk mengkinfigurasinya.



Pada contoh di atas, modem yang kami gunakan diidentifikasi memiliki vendor id 6000 dan product id 1000 (lihat pada hasil perintah lsusb yang dicetak tebal berwarna kekuningan). Sedangkan emulasi CDROM pada modem tersebut dikenali sebagai sr1 setelah kami memberi perintah dmesg, pada sistem yang Anda gunakan mungkin dikenali sebagai device yang berbeda, boleh jadi sr0, sr1, sr2 atau yang lainnya sehingga Anda perlu menyesuaikan pada langkah konfigurasi berikutnya.

Agar modem Blue Link BL-EV08C tersebut dikenali sebagai modem USB maka kita perlu meng-eject-nya terlebih dahulu, pada terminal ketik perintah berikut...

eject /dev/sr1

...sesuaikan /dev/sr1 dengan port dimana modem Anda dikenali sebagai CDROM setelah memebri perintah dmesg. Jika Ubuntu 11.10 menampilkan pesan kesalah sepeperti ini...

bojalinuxer@bojalinuxer-lab:~$ eject /dev/sr1
eject: unable to eject, last error: Invalid argument

...abaikan saja pesan tersebut, lalu jika kita kembali memberi perintah lsusb, maka informasi yang ditampilkan akan nampak seperti berikut...

bojalinuxer@bojalinuxer-lab:~$ lsusb
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 004 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 006 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 007 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 006 Device 009: ID 05c6:6000 Qualcomm, Inc. Siemens SG75

Nah, ini adalah informasi vendor id dan product id untuk modem USB Qualcomm yang sesungguhnya. Lanjutkan dengan memberi perintah dmesg, pada terminal akan ditampilan informasi seperti berikut...

[ 273.067192] usb 6-2: USB disconnect, device number 2
[ 274.460048] usb 6-2: new full speed USB device number 3 using ohci_hcd
[ 275.037047] usbcore: registered new interface driver usbserial
[ 275.037088] USB Serial support registered for generic
[ 275.037212] usbcore: registered new interface driver usbserial_generic
[ 275.037217] usbserial: USB Serial Driver core
[ 275.047275] USB Serial support registered for GSM modem (1-port)
[ 275.047452] option 6-2:1.0: GSM modem (1-port) converter detected
[ 275.047754] usb 6-2: GSM modem (1-port) converter now attached to ttyUSB0
[ 275.047797] option 6-2:1.1: GSM modem (1-port) converter detected
[ 275.047968] usb 6-2: GSM modem (1-port) converter now attached to ttyUSB1
[ 275.048528] option 6-2:1.2: GSM modem (1-port) converter detected
[ 275.048699] usb 6-2: GSM modem (1-port) converter now attached to ttyUSB2
[ 275.048744] option 6-2:1.3: GSM modem (1-port) converter detected
[ 275.048898] usb 6-2: GSM modem (1-port) converter now attached to ttyUSB3
[ 275.048934] usbcore: registered new interface driver option
[ 275.048939] option: v0.7.2:USB Driver for GSM modems
bojalinuxer@bojalinuxer-lab:~$

...kini modem yang kami gunakan telah dikenali sebagai GSM modem dengan port ttyUSB0. Meski oleh Ubuntu modem CDMA EVDO Blue Link BL-EV08C yang kami gunakan dikenali sebagai GSM modem namun itu tidak menjadi masalah.

Secara keseluruhan informasi konfigurasi modem USB CDMA Blue Link BL-EV08C EVDO telah kita dapatkan (vendor dan product id sebagai CDROM dengan 6000:1000 di-mount pada port sr1 serta vendor dan product id sebagai USB modem dengan 05c6:6000 di-mount pada port ttyUSB0), kini kita tinggal menginstal dialer agar modem dapat digunakan untuk menghubungkan komputer dengan internet, biasanya kita memerlukan pakat wvdial untuk dijadikan sebagai dialer.

Agar kita tidak repot setiap kali menggunakan modem harus melakukan proses seperti di atas, sebaiknya kita membuat perintah yang akan secara otomatis diload saat sistem dijalankan untuk meng-eject modem yang dikenali sebagai CDROM. Untuk itu kita dapat membuat sebuah file rules berisi perintah eject yang akan kita tempatkan pada /etc/udev/rules.d. Jalankan terminal lalu ketik perintah berikut...

sudo gedit /etc/udev/rules.d/99-usb-modem.rules

...perintah tersebut memerintahkan gedit untuk membuat file bernama 99-usb-modem.rules yang akan diletakkan pada /etc/udev/rules.d. Pada jendela Gedit yang terbuka dalam keadaan masih kosong, copy paste baris perintah berikut...

SYSFS{idVendor}=="6000", SYSFS{idProduct}=="1000", RUN+="/usr/bin/eject %k"

...simpan perubahan lalu tutup jendela Gedit.



Tambahkan modul modem Blue Link BL-EV08C yang telah dikenali sebagai modem USB ke dalam kernel dengan memberi perintah modprobe pada terminal sebagai berikut...

sudo modprobe usbserial vendor=0x05c6 product=0x6000

Anda dapat mencoba dengan mencabut lalu menancapkan kembali modem ke port USB, secara otomatis modem Blue Link BL-EV08C yang dikenali sebagai CDROM akan di-eject kapanpun Anda menggunakannya.

Kini saatnya menginstall paket wvdial, jika Anda telah memiliki koneksi internet, maka dengan mudah dapat menginstallnya dengan menjalankan terminal lalu memebri perintah berikut...

sudo apt-get install wvdial

Namun jika komputer sama sekali belum memiliki koneksi internet maka kita dapat mendownload paket-paket wvdial terlebih dulu lalu menginstallnya secara manual. Pada Ubuntu 11.10 paket-paket yang harus didownload agar wvdial dapat diinstall adalah libuniconf4.6, libwvstreams4.6-base, libwvstreams4.6-extras dan wvdial, silahkan download paket wvdial terbaru yang sesuai dengan arsitektur sistem yang Anda gunakan dari sini, paket libwvstreams4.6-basen libwvstreams4.6-extras serta libuniconf4.6 dari sini. Anda juga dapat menggunakan CD/DVD installer ubuntu untuk menginstall wvdial karena paket-paket tersebut juga disertakan dalam distribusi namun tidak secara default terinstall.

Setelah wvdial berhasil diinstall, jalankan terminal lalu ketik perintah wvdialconf untuk memeriksa konfigurasi modem, pada kompter yang kami gunakan ditampilan informasi seperti berikut...

bojalinuxer@bojalinuxer-lab:~$ wvdialconf
Editing `/etc/wvdial.conf'.

Scanning your serial ports for a modem.

WvModem<*1>: Cannot set information for serial port.
ttyS0<*1>: ATQ0 V1 E1 -- failed with 2400 baud, next try: 9600 baud
ttyS0<*1>: ATQ0 V1 E1 -- failed with 9600 baud, next try: 115200 baud
ttyS0<*1>: ATQ0 V1 E1 -- and failed too at 115200, giving up.
Modem Port Scan<*1>: S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8
Modem Port Scan<*1>: S9 S10 S11 S12 S13 S14 S15 S16
Modem Port Scan<*1>: S17 S18 S19 S20 S21 S22 S23 S24
Modem Port Scan<*1>: S25 S26 S27 S28 S29 S30 S31
WvModem<*1>: Cannot set information for serial port.
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 -- OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 Z -- OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 -- OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 -- OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 -- OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK
ttyUSB0<*1>: Modem Identifier: ATI -- Manufacturer: QualComm
ttyUSB0<*1>: Speed 9600: AT -- OK
ttyUSB0<*1>: Max speed is 9600; that should be safe.
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK
WvModem<*1>: Cannot set information for serial port.
ttyUSB1<*1>: ATQ0 V1 E1 -- OK
ttyUSB1<*1>: ATQ0 V1 E1 Z -- OK
ttyUSB1<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 -- OK
ttyUSB1<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 -- OK
ttyUSB1<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 -- OK
ttyUSB1<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK
ttyUSB1<*1>: Modem Identifier: ATI -- Manufacturer: QualComm
ttyUSB1<*1>: Speed 9600: AT -- OK
ttyUSB1<*1>: Max speed is 9600; that should be safe.
ttyUSB1<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK
WvModem<*1>: Cannot set information for serial port.
ttyUSB2<*1>: ATQ0 V1 E1 -- failed with 2400 baud, next try: 9600 baud
ttyUSB2<*1>: ATQ0 V1 E1 -- failed with 9600 baud, next try: 9600 baud
ttyUSB2<*1>: ATQ0 V1 E1 -- and failed too at 115200, giving up.
WvModem<*1>: Cannot set information for serial port.
ttyUSB3<*1>: ATQ0 V1 E1 -- failed with 2400 baud, next try: 9600 baud
ttyUSB3<*1>: ATQ0 V1 E1 -- failed with 9600 baud, next try: 9600 baud
ttyUSB3<*1>: ATQ0 V1 E1 -- and failed too at 115200, giving up.

Found a modem on /dev/ttyUSB0.
Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.
/etc/wvdial.conf: Can't write '/etc/wvdial.conf.tmp13120': Permission denied
/etc/wvdial.conf: Can't write '/etc/wvdial.conf' ('/etc/wvdial.conf'): Bad file descriptor
ttyUSB0: Speed 9600; init "ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0"
ttyUSB1: Speed 9600; init "ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0"


Konfigurasi koneksi Smartfren dengan USB modem Blue Link BL-EV08C

Dengan berbekal informasi yang ditampilkan wvdialconf, edit file wvdial.conf menggunakan gedit, dalam contoh ini kami menggunakan koneksi CDMA Smartfren, silahkan sesuaikan username dan password sesuai petunjuk operator yang Anda gunakan. Jalankan terminal lalu ketik perintah berikut...

sudo gedit /etc/wvdial.conf

...ubah isi wvdial.conf menjadi seperti ini...

[Dialer Defaults]
Dial Command = ATM1L3DT
Baud = 9600
Carrier Check = on
Username = smart
Password = smart
Modem Type = USB Modem
Check Def Route = on
Abort on Busy = off
Abort on No Dialtone = on
Ask Password = off
Init = ATZ
Phone = #777
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Auto Reconnect = on
ISDN = 0
Auto DNS = on
Idle Seconds = 0
Stupid Mode = 1
Dial Attempts = 1
Modem = /dev/ttyUSB0

Simpan perubahan lalu tutup jendela gedit. Sekarang saatnya menghubungkan komputer ke internet, pada terminal ketik perintah berikut...

sudo wvdial

...pada terminal akan nampak seperti berikut jika berhasil terhubung kei internet...

bojalinuxer@bojalinuxer-lab:~$ sudo wvdial
[sudo] password for bojalinuxer:
--> WvDial: Internet dialer version 1.61
--> Initializing modem.
--> Sending: ATZ
ATZ
OK
--> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
OK
--> Modem initialized.
--> Sending: ATM1L3DT#777
--> Waiting for carrier.
ATM1L3DT#777
CONNECT
--> Carrier detected. Starting PPP immediately.
--> Starting pppd at Wed Nov 30 22:16:41 2011
--> Pid of pppd: 13288
--> Using interface ppp0
--> pppd: ��S 0�
--> pppd: ��S 0�
--> pppd: ��S 0�
--> pppd: ��S 0�
--> local IP address xx.xxx.x.xx
--> pppd: ��S 0�
--> remote IP address xx.xx.xx.x
--> pppd: ��S 0�
--> primary DNS address xx.xx.xx.xxx
--> pppd: ��S 0�
--> secondary DNS address xx.xx.x.xxx
--> pppd: ��S 0�

Untuk memutuskan koneksi, silahkan tekan kombinasi tombol Ctrl + C.



Jika Anda ingin menggunakan dialer pada mode grafis, Anda dapat menginstall dan menggunakan paket gnome-ppp. Adapun cara menginstall dan menggunakan gnome-ppp dapat Anda baca pada artikel "Cara mudah setting modem Nokia CDMA".



Selamat mencoba...

Dipublikasikan di:




24 November 2011

Download Linux Mint 12 (Lisa) Final

Beberapa saat lalu, proyek Linux Mint telah meluncurkan rilis terbaru yang paling ditunggu, Linux Mint 12 dengan julukan "Lisa", demikian dilansir situs pemberitaan softpedia.com.

Linux Mint 12
Linux Mint 12 (Lisa) berbasis Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot) yang baru dirilis Oktober lalu. Linux Mint 12 datang dengan Kernel Linux 3.0, X.Org 7.6 dan Gnome 3.2. Rilis ini merupakan rilis spesial, dibundle bersama antar muka baru yang dibangun di atas lingkungan desktop Gnome 3 dengan tetap menggunakan tampilan dua panel gnome klasik, yang menjadikan proses migrasi ke Gnome 3 lebih menyenangkan bagi setiap orang.
Linux Mint 12 juga menyediakan antar muka desktop MATE bagi semua penggemar Gnome 2. Berikut adalah ihtisar Linux Mint 12 Lisa:
  • Berbasi Ubuntu 11.10;
  • Linux kernel 3.0;
  • Tanpa shell Unity;
  • GNOME 3.2.1;
  • MGSE (Mint Gnome Shell Extensions);
  • MATE interface (sempalan GNOME 2);
  • Mozilla Firefox 8.0;
  • Mozilla Thunderbird 7;
  • Installer Sekali-klik untuk codec multimedia dan applikasi extra;
  • Theme desktop baru yang disebut Mint-Z;
  • Seperangkat wallpaper baru;
  • LightDM login manager;
  • LibreOffice 3.4;
  • Black screen boot splash;
  • Berbagai peningkatan dan perbaikan bug.

Linux Mint 12

Linux Mint 12 tersedia untuk arsitektur 32-bit serta 64-bit dan didistribusikan sebagai Live CD (tanpa codec multimedia) dan Live DVD untuk paket yang lebih lengkap.

Download Linux Mint 12 (Lisa) Final.



Dipublikasikan di:




22 November 2011

Mudah Mengkonfigurasi Unity Dengan MyUnity

Datang sebagai default antar muka, Unity telah menjadi bagian tak terpisahkan dari distribusi Linux populer Ubuntu. Mulai diperkenalkan sejak rilis Ubuntu 10.10 sebagai interface versi netbook, Unity akhirnya ditetapkan sebagai antar muka utama pada Ubuntu 11.04 menggantikan Gnome panel. Mulai saat itu distribusi Ubuntu telah menggabungkan versi desktop dengan versi netbook dengan shell Unity sebagai default interface dan Gnome classic sebagai pilihan lainnya. Namun pada rilis terbaru saat ini, Ubuntu 11.10 hanya menyertakan Unity sebagai satu-satunya antar muka dengan Unity 2d untuk versi ringan.

MyUnity Ubuntu 11.10
Sebagai antar muka, Unity tergolong sukar untuk urusan pengaturan. Secara resmi, Unity hanya dapat diatur melalui Ubuntu Unity plugins pada Compiz configurator dan itupun terasa tidak mudah bagi pemula. Beruntung, saat ini telah dikembangkan sebuah tool khusus untuk pengelolaan Unity, MyUnity namanya. Kita dapat berharap, MyUnity akan menjadi perangkat yang mudah dan sederhana untuk dioperasikan bahkan oleh pemula sekalipun.
Dengan tampilan yang sederhana dan mudah dipahami, MyUnity memiliki beberapa tab pada jendela utamanya. Tab-tab tersebut mewakili sejumlah fungsi pengatura pada Unity yang meliputi konfigurasi Launcher, Dash, Panel, Desktop serta Font, dan tidak menutup kemungkinan MyUnity akan mencakup lebih banyak pengaturan pada rilis selanjutnya.

Untuk dapat menginstall MyUnity, kita dapat melakukannya dengan cara mendownload paket secara manual atau dengan menambahkan repositori PPA MyUnity. Untuk menambahkan repositori PPA MyUnity pada Ubuntu 11.10, silahkan jalankan terminal (Ctrl+Alt+T) lalu ketik perintah berikut;

sudo add-apt-repository ppa:myunity/ppa

Lanjutkan dengan mengupdate repositori dengan perintah sebagai berikut;

sudo apt-get update

Install MyUnity dengan perintah sebagai berikut;

sudo apt-get install myunity

Saat kami menulis artikel ini, paket biner terbaru MyUnity yang tersedia di repositori adalah versi 1.0.7. Bagi Anda yang ingin menginstal MyUnity secara manual, silahkan download MyUnity 1.0.7 melaui link ini https://launchpad.net/~myunity/+archive/ppa/+build/2935153 atau periksa ketersedian paket biner terbaru melalui link ini https://launchpad.net/~myunity/+archive/ppa/+packages.

Setelah paket MyUnity 1.0.7 berhasil Anda download, letakkan file .deb yang Anda dapatkan pada desktop untuk memudahkan installasi. Untuk melakukan installasi, pastikan komputer telah terhubung ke internet karena beberapa paket dependensi akan turut diinstal, jalankan terminal lalu ketik perintah berikut ini;

cd Desktop

Setelah berada pada desktop, lakukan instalasi dengan mengetik perintah berikut ini;

sudo dpkg -i myunity*.deb

Atau, jika sebelumnya Anda telah memiliki paket Gdebi terinstall pada sistem, install dengan mudah MyUnity dengan cara mengklik kanan pada file myunity*.deb lalu pilih menu "Open With Gdebi Package Installer"...

MyUnity Ubuntu 11.10

Setelah Gdebi dijalankan, Anda tinggal melanjutkan proses installasi dengan menekan tombol "Install Package"

Selesai installasi, cobalah menjalankan MyUnity...

MyUnity Ubuntu 11.10

Lalu mulailah mengatur dengan mudah desktop Unity yang Anda gunakan...

MyUnity Ubuntu 11.10

Selamat mencoba...


Dipublikasikan di:




18 November 2011

Download openSUSE 12.1 Final

Pada 16 November lalu pengembang openSUSE secara resmi mengumumkan ketersediaan rilis terbaru yang paling ditunggu-tunggu openSUSE 12.1. Tersedia diserver-server mirror diseluruh dunia, openSUSE 12.1 dapat didownload untuk arsitektur 32-bit maupun 64-bit.

openSUSE 12.1
openSUSE 12.1 datang bersama sejumalah besar perubahan dan perbaikan dengan menyertakan rilis kernel terbaru versi 3.1.0 serta lingkungan desktop Gnome 3.2.1 dan KDE 4.7.2. Paket-paket yang turut disertakan diantaranya Mozilla Firefox 7.0.1, Xen 4.1, Amarok 2.4.3, GCC 4.6.2, K3b 2.02 dan masih banyak lagi lainnya.
"openSUSE 12.1 brings of course tens of thousands of changes and improvements by delivering you a fine selection of the best Free Software!"

"Thanks to the awesome work of projects like Mozilla, GNOME, LibreOffice, Apache and many, many more you can browse the web, edit documents and have fun like never before. But besides what all these projects offer, openSUSE of course also has many unique things." - dikatakan Izabel Valverde dalam pengumuman.

openSUSE 12.1

Yang baru dalam openSUSE 12.1;
  • Linux kernel 3.1.0;
  • KDE SC 4.7.2;
  • Xen 4.1;
  • GNOME 3.2.1;
  • Xfce 4.8;
  • X.Org Server 7.6;
  • Mozilla Firefox 7.0.1;
  • Amarok 2.4.3;
  • KTorrent 4.1.2;
  • K3b 2.0.2;
  • Apper;
  • Oyranos;
  • ownCloud2;
  • virt-manager dan open-vm-tools untuk pengelolaan VirtualBox dan KVM yang mudah;
  • Eucalyptus;
  • OpenNebula;
  • OpenStack;
  • Google Go;
  • systemd init system;
  • GCC 4.6.2.

Download openSUSE 12.1 Final.


Disarikan dari News Softpedia.
Dipublikasikan di:



17 November 2011

Panel Gnome Classic Pada BlankOn 7 Patimura

BlankOn 7 dengan codename Patimura, sebuah distribusi lokal berbasis Ubuntu 11.04 yang oleh developernya telah disertakan sebuah panel pengembangan sendiri yang disebut blankon-panel untuk menggantikan panel Unity. Disamping BlankOn panel, BlankOn 7 juga telah dilengkapi dengan paket-paket yang telah diupdate yang tidak disertakan pada distro induknya termasuk Stellarium, Gimp, Chromium web browser, Blender, Inkscape dan paket-paket aplikasi Muslim yang merupakan paket distribusi Sabily. Kernel yang digunakan pada BlankOn 7 juga telah diupdate ke versi 3.0.1.

BlankOn 7 Patimura
Tidak sesimpel panel pada Gnome Classic, blankon panel lebih menyerupai gaya start menu KDE4 dan juga Windows 7 dengan sebuah tombol tunggal sebagai peluncurnya. Blankon panel juga memiliki menu "Back" untuk kembali ke menu sebelumnya saat kita hendak menjalankan aplikasi yang kita inginkan dari menu "All Applications". Sebuah panel aktivitas yang diletakkan di bagian bawah layar menjadi tempat untuk mengakses applet-applet dan aktivitas yang sedang dijalankan.
Jika Anda sedang menggunakan BlankOn 7 dan merasa kesulitan karena belum terbiasa dengan penggunaan Balankon panel maka dengan menginstall Gnome classic panel akan lebih memudahkan dalam mengoperasikan Blankon 7 ini. Dengan menginstall gnome-panel maka sesi Blankon Classic akan ditambahkan sebagai pilihan saat kita hendak login ke dalam sistem.

Untuk dapat menginstall dan menjalankan gnome panel, pastikan komputer telah terhubung ke internet. Jalankan Synaptic lalu cari dan tandai paket "gnome-panel" untuk segera diinstal...

BlankOn 7 Patimura

...atau dengan cara yang sederhana dengan menginstallnya melalui terminal. Jalankan terminal (Ctrl+Alt+T) lalu ketik perintah berikut, "sudo apt-get install gnome-panel" tanpa tanda kutip maka peket gnome-panel akan segera diinstall.

Setelah installasi gnome-panel diselesaikan, silahkan reboot komputer untuk melakukan penyegaran dan login kembali ke dalam sistem. Ketika berada pada layar login GDM, klik pada bagian bawah tengah layar dibawah jendela login untuk menampilkan menu pilihan sesi dan Anda akan mendapati menu sesi "BlankOn Classic"...

BlankOn 7 Patimura

Namun, meski telah memilih BlankOn Classic ketika login, BlankOn belum secara otomatis menjalankan Gnome Panel dan masih menggunakan blankon panel.

Untuk menjalankan Gnome panel ketika kita memilih sesi BlankOn Classic, kita harus mengubah secara manual script session. Untuk memudahkan para pemula, silahkan jalankan Nautilus sebagai root menggunakan terminal. Jalankan terminal lalu ketik perintah "sudo nautilus". Dengan Nautilus yang telah dijalankan sebagai root, silahkan menuju ke lokasi "/usr/share/gnome-session/sessions". Klik ganda pada file "classic-gnome.session" maka otomatis akan dibuka dengan Gedit...

BlankOn 7 Patimura

Dengan cara berbeda Anda dapat membuka "classic-gnome.session" melalui terminal dengan mengetik perintah ini "sudo gedit /usr/share/gnome-session/sessions/classic-gnome.session".
Setelah classic-gnome.session dibuka oleh gedit, ubah hanya pada baris "Required-panel=blankon-panel" menjadi "Required-panel=gnome-panel" (lihat gambar di atas untuk lebih jelasnya). Simpan perubahan lalau tutup jendela gedit.

Selanjutnya, klik ganda pada file "2d-gnome.session" lalu ubah hanya pada baris "Required-panel=blankon-panel" menjadi "Required-panel=gnome-panel" (lihat gambar berikut untuk lebih jelasnya)...

BlankOn 7 Patimura

Simpan perubahan lalau tutup jendela gedit. Untuk melihat perubahan, logout dari sesi saat ini lalu login kembali dengan sesi BlankOn Classic. Kini BlankOn 7 sesi classic telah menggunakan Gnome panel sebaga interface...

BlankOn 7 Patimura

Seperti halnya pada Ubuntu 11.04 dan Ubuntu 11.10, pada BlankOn 7 Patimura Anda juga dapat menambahkan installasi compiz untuk menjalankan efek 3D desktop jika perangkat grafis yang Anda gunakan telah mendukung OpenGL...

BlankOn 7 Patimura

BlankOn 7 Patimura

Selamat mencoba...


Dipublikasikan di:




16 November 2011

PCMAV 6.1 Asgard, Clamav 0.97.3, PCMAV November 2011

Rilis Update PCMAV 6.1 telah resmi diluncurkan pengembang PCMAV. PCMAV 6.1 didistribusikan bersama penerbitan majalah PC Media edisi 11/2011 yang beredar bulan November 2011.

PCMAV 6.1 Terbaru
Dibekali dengan fitur baru, PCMAV 6.1 kini disertai dua extension tambahan yaitu MD5 Checker dan Virtual Keyboard. Dalam PCMAV 6.1 juga telah memiliki menu "Show file location" pada daftar virus yang terdeteksi. Sementara itu, database virus telah diupdate dengan penambahan 149 pengenalan virus baru, sehingga PCMAV 6.1 mampu mengenali 4860 virus beserta variannya.
Tradisi perbaikan dan penyempurnaan pada setiap rilis dengan penambahan Removal engine khusus juga dilakukan pada PCMAV 6.1. Removal engine yang ditambahkan pada rilis ini adalah untuk membersihkan secara tuntas virus Bengal, None, Craft3, TODO, dan PenDrive yang menyebar luas di Indonesia.

Pengguna PCMAV 6.1 juga dapat memanfaatkan sebuah parameter baru "/NOUPDCLAM" untuk menghindari pengecekan update ClamAV.

Seperti versi pendahulunya, PCMAV 6.1 Asgard tetap memiliki kemampuan untuk diintegrasikan bersama antivirus open source Clamav guna perlindungan yang lebih handal. Namun kami ingatkan, isu terjadinya crash ketika PCMAV digunakan bersama engine Clamav terbaru (Clamav 0.97.3 untuk saat ini) masih terjadi. Jika hal tersebut dirasa cukup mengganggu, kami tetap merekomendasikan Anda untuk mengintegrasikan PCMAV 6.1 dengan engine Clamav 0.97.0 yang dalam pengujian kami tidak mendapati terjadinya crash.

UPDATE: Telah tersedia PCMAV 6.1 Update Build 2 dengan penambahan 75 pengenalan virus baru serta Link Protector 6.1 update 1.5.

Hanya bagi Anda yang belum pernah dan atau baru pertama menggunakan PCMAV, silahkan membaca artikel "Cara menggunakan dan mengupdate PCMAV Terbaru" serta mengintegrasikannya bersama Clamav sebagai plugins.

Distribusi resmi PCMAV 6.1 Asgard dapat Anda temukan dalam DVD majalah PC Media edisi 11/2011 Novemberber 2011.
Bagi Anda yang berada di wilayah tak terjangkau distribusi majalah PC Media atau karena suatu hal tidak dapat menggunakan paket PCMAV yang disertakan dalam DVD PC Media namun sangat membutuhkannya, silahkan download PCMAV Terbaru ini melalui halaman download yang telah kami sediakan.

Download PCMAV 6.1 Asgard:

Download manual PCMAV 6.1 update build dan update LinkProtector;
Untuk mendownload PCMAV update build dan update LinkProtector terbaru, silahkan klik link Download yang telah Tersedia. Link download untuk update build yang belum tersedia akan diupdate ketika update build telah dirilis. Kami juga menyediakan link untuk informasi lebih lanjut mengenai masing-masing update build jika halaman rilis telah tersedia di virusindonesia.com. Link download untuk update LinkProtector akan segera kami tambahkan jika urlupd.bad terbaru telah tersedia...

  • Download PCMAV 6.1 ;
    (Status: Tersedia)
  • Download PCMAV 6.1 ;
    (Status: Tersedia)
  • Download PCMAV 6.1 update build 3;
    (Status: Periksa)
  • Download PCMAV 6.1 update build 4;
    (Status: Periksa)

  • Download PCMAV Link Protector ;
    (Status: Tersedia)
  • Download PCMAV Link Protector ;
    (Status: Tersedia)
  • Download PCMAV Link Protector 6.1 Update 1.3;
    (Status: Periksa)
  • Download PCMAV Link Protector 6.1 Update 1.4;
    (Status: Periksa)
  • Download PCMAV Link Protector ;
    (Status: Tersedia)

Catatan: extract file update build zip dan atau urlupd zip yang baru saja didownload sehingga Anda mendapatkan file "update.vdb" dan atau "urlupd.bad" lalu letakkan pada folder "vdb".
Perhatian!!!: Harap membaca README.txt yang disertakan terlebih dahulu sebelum menggunakan PCMAV. Jika PCMAV tidak berjalan sebagaimana mestinya, silahkan sampaikan keluhan melalui forum resmi di http://forum.virusindonesia.com/.

Hak Cipta PCMAV adalah milik Majalah PC Media - Pinpoint Publications Group.

Informasi yang mungkin Anda butuhkan:
Untuk membersihkan virus sality, ramnit, virut dan virus berbahaya lain yang menginfeksi file-file pentinga Anda, silahkan membaca Cara ampuh membersihkan virus sality...

Jika Anda mengalami kesulitan saat mengikuti tutorial ini atau Anda mendapati link yang tersedia tidak berfungsi sebagaimana mestinya, silahkan sampaikan pada komentar.

Selamat mencoba...









Dipublikasikan di:




12 November 2011

Download Mozilla Firefox 9 Beta All Platform

Proyek Mozilla kembali mengumumkan ketersedian rilis beta untuk dapat diuji coba publik. Mozilla Firefox 9 beta dapat Anda download melalui beta channel, baik bagi pengguna sistem operasi Linux, Mac OS X maupun Windows.

Firefox 9
Datang dengan beberapa fitur pengembangan terbaru, Mozilla Firefox 9 beta dibekali dengan sebuah fitur yang disebut mesin Type Inference (TI) yang bekerja pada mesin TraceMonkey JavaScript. Fitur ini menjanjikan sebuah pemprosesan javascript yang jauh lebih cepat dari versi sebelumnya.
Dengan rilis pengembangan baru ini, para developer dengan HTML5 pada perangkat mobile dapat memanfaatkan dukungan kamera sebagai perangkat input. Dengan adanya HTML5 Form Validation API memungkinkan secara otomatis memvalidasi formulir yang memuat nomor, alamat email dan URL yang mana pengembang tidak perlu menulis kodenya sendiri.

Download Mozilla Firefox Beta:



Dipublikasikan di:




08 November 2011

Download Fedora 16 Final

Beberapa saat lalu, 8 November 2011, Fedora 16 yang sangat dinanti-nantikan telah tersedia untuk download dari proyek Fedora.

Fedora 16 Verne
"Verne" julukan Fedora 16, datang dengan kernel Linux 3.1 yang baru saja dirilis. Dengan dua pilihan lingkungan desktop Gnome 3.2 dan KDE SC 4.7 yang telah menjadi antar muka populer di berbagai distribusi Linux terkemuka.
Rilis Fedora 16 juga mencakup OpenStack, berbagai perangkat SELinux, pembaruan Haskell, Perl, Blender 2.5, Bost 1.47, TigerVNC 1.1 dan banyak lagi lainnya.

Rangkuman Fedora 16 (Verne):
  • Linux kernel 3.1.0;
  • GNOME 3.2 desktop environment (with GNOME Shell);
  • KDE Software Compilation 4.7.0;
  • GRUB2;
  • Systemd services management;
  • SELinux improvements;
  • 1000 System accounts;
  • Added Chrony NTP client;
  • Removed HAL;
  • Removed ConsoleKit;
  • Automatic Multi-seat support;
  • Support for cloud computing;
  • Restored support for Xen;
  • Enhanced Spice 0.10 app to manage virtual machines;
  • Many improvements for developers;
  • Aeolus Conductor;
  • Blender 2.5;
  • Boost 1.47;
  • Glasgow Haskell Compiler 7.0.4;
  • Haskell Platform 2011.2.0.1;
  • GNOME Input integration;
  • libvirt networking support improvements;
  • New mkdumprd for kdump;
  • Perl 5.14;
  • Static analysis of CPython extensions;
  • Sugar 0.94;
  • TigerVNC 1.1;
  • USB Network Redirection.


Download Fedora 16 Final.


Disarikan dari News Softpedia.com
Dipublikasikan di:




07 November 2011

Pentingnya Menginstall Nautilus Open Terminal Di Ubuntu 11.10

Linux dimasa lalu identik dengan layar gelap, sebaliknya, Linux dimasa sekarang memiliki keindahan desktop yang beragam jenisnya. Sebuah distribusi Linux populer, Ubuntu, datang dengan antar muka grafis yang elok menawan, Unity namanya. Meski dibangun diatas Gnome 3, Unity tetap menawarkan keindahan efek-efek 3D dengan Compiz sebagai mesin penggeraknya.

Nautilus Open Terminal
Asik mengutak-atik efek-efek 3D pada Compizconfig Settings Manager ?, berhati-hatilah, suatu ketika mungkin Anda terjebak dalam kepanikan. Maksut hati ingin menampilkan efek desktop yang indah, namun hasilnya justru menghilangnya panel dan launcher Unity dan hanya menyisakan background desktop saja meski komputer sudah dimatikan paksa dan login kembali. Tamat?, TIDAK, sepanjang Anda masih dapat menjalankan Terminal semuanya akan mudah diselesaikan. Tak ada launcher dan panel, bagaimana akan menjalankan terminal? inilah pentingnya menginstall Nautilus Open Terminal.
Kesampingkan lainnya, install dulu paket nautilus-open-terminal. Untuk keperluan ini Anda dapat menggunakan Software center atau Synaptic, pastikan komputer terhubung ke internet, cari paket nautilus-open-terminal lalu tandai untuk diinstallasi. Atau dengan cara mudah menggunakan terminal dengan mengetik perintah ini "sudo apt-get install nautilus-open-terminal" dapat Anda gunakan untuk menginstall paket tersebut. Logout dari sesi saat ini atau reboot komputer untuk menerapkan perubahan.

Nautilus Open Terminal

PENTING!!!, jika setelah Anda menginstall paket Nautilus Open Terminal lalu membuka Nautilus dan mengalami kejadian dimana jendela Nautilus ditutup otomatis, Anda tidak perlu cemas, itu karena terjadi konflik antara nautilus-open-terminal dengan sebuah paket yang menurut kami tidak penting "ubuntuone-client-gnome". Mari kita belajar menganalisa masalah, jalankan terminal lalu ketik "nautilus" untuk menjalankan Nautilus dari terminal. Setelah beberapa saat Nautilus akan tertutup dengan sendirinya dan pada terminal akan ditampilkan pesan kesalahan kira-kira seperti ini "...GConf-CRITICAL **: gconf_client_get: assertion `GCONF_IS_CLIENT (client)' failed". Menurut sumber yang kami dapatkan, pesan kesalahan ini muncul karena terjadi konflik atara kedua paket di atas dan itu ditandai sebagai bug, solusinya adalah menguninstall paket "ubuntuone-client-gnome" dengan cara sebagai berikut, jalankan terminal lalu ketik perintah ini untuk meremove ubuntuone-client-gnome "sudo apt-get remove ubuntuone-client-gnome" tanpa tanda kutip lalu tekan enter dan masalah akan terselesaikan.

Kembali pada pemanfaatan Nautilus Open Terminal, kini dimanapun berada saat membuka nautilus maka Anda dapat membuka folder/lokasi tertentu dengan terminal hanya dengan mengklik kanan pada folder tersebut lalu memilih menu "Open in Terminal"...

Nautilus Open Terminal

Terminal akan dibuka dan langsung berada pada lokasi yang telah Anda inginkan.

Dalam kasus menghilangnya panel dan launcher Unity sehingga menyisakan background desktop saja itu, jika kita telah mengisntall Nautilus Open Terminal maka yang perlu dilakukan adalah mengklik kanan pada desktop kosong lalu memilih menu "Open in Terminal", terminal akan dijalankan...

Nautilus Open Terminal

Kini tinggal menjalankan Compizconfig Settings Manager dengan cara mengetik "ccsm" pada terminal maka pengaturan Compiz akan dibuka...

Nautilus Open Terminal

Lihat dan pastikan pada "Ubuntu Unity Plugin" telah dalam keadaan diaktifkan karena jika tanda centang pada plugin tersebut tidak diaktifkan atau dengan tidak sengaja terdisable, maka dipastikan panel dan launcher Unity akan menghilang dari desktop Anda.

Selamat mencoba...



Dipublikasikan di:




06 November 2011

Download Mozilla Firefox 8 Final For Linux, Mac & Windows

Setelah beberapa pekan tersedia di beta channel, hari ini Mozilla firefox 8 final telah tersedia untuk download melalui FTP server, link download eksklusif ke FTP server telah kami sediakan di halaman download Browser terbaru BojaLinuxer Blog (lihat link download dibagian akhir artikel ini). Mozilla Firefox 8 Final tersedia bagi pengguna sistem operasi Linux, Mac OS X serta Windows baik mesin dengan arsitektur 32-bit maupun 64-bit.

Mozilla Firefox 8.0 Final
Mozilla Firefox 8.0 hadir dengan serangkaian fitur unggulan yang baru, peningkatan kinerja serta stabilitas yang lebih baik. Keunggulan dan fitur baru yang telah diperkenalkan sejak masa pengembangan seperti fitur pencarian Twitter, dukungan konteks menu HTML5, penggunaan Websocket yang lebih baik, dukungan yang lebih baik untuk pemanfaatan CSS serta pengelolaan alokasi penggunaan memori dan banyak peningkatan lainnya telah diimplementasikan dalam rilis final ini.

Mozilla Firefox 8.0 Final

Dengan berbagai keunggulan yang dibawanya tersebut, Mozailla Firefox 8.0 tentu menjadi web browser populer yang sangat layak untuk Anda coba. Bagi pengguna sistem operasi Linux dengan berbagai distribusi yang tidak ingin mendownload versi terbaru dari server Mozilla dapat menanti versi update dari repositori masing-masing distro yang digunakan.

Dowload Mozilla Firefox 8.0 Final.


Dipublikasikan di:




05 November 2011

Download Oracle VM VirtualBox 4.1.6 For Linux, Mac, Solaris & Windows

Rilis pemeliharaan untuk software virtualisasi yang dikembangkan Oracle kembali diluncurkan. Oracle VirtualBox 4.1.6 telah tersedia untuk download dari situs resmi bagi pengguna sistem operasi Linux (berbagai distribusi), Mac OS X, Solaris maupun Windows dan itu tersedia untuk arsitektur 32-bit dan 64-bit.

VirtualBox 4.1
VirtualBox 4.1.6 memperbaiki banyak sektor dari rilis pemeliharaan sebelumnya, utamanya perbaikan pada instalasi DRI driver pada guest sistem operasi Ubuntu yang baru saja dirilis, Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot. Dengan perbaikan disektor Linux Addition ini, bagi Anda yang menjalankan Ubuntu 11.10 sebagai sistem guest sudah dapat menerapkan efek 3D dengan antar muka Unity.
Sebagai informasi, saat pertama Ubuntu 11.10 diluncurkan pertengahan Oktober lalu, para pengguna dan penguji awal gagal mejalankan Unity dengan efek compiz 3D pada VirtualBox 4.1.4 meski paket extensionpack dan guest addition telah diinstall. Hal tersebut menyebkan pengguna hanya dapat menjalankan sesi Ubuntu Classic dengan antar muka Unity 2d.

Berikut adalah daftar peningkatan dan perubahan yang disertakan dalam rilis VirtualBox 4.1.6;
  • VRDP: fixed screen corruption
  • NAT: the interface stopped working after a lot of failed ICMP requests (bug #9371)
  • E1000: fixed rare Windows 7 guest hangs, either at boot time or when reconfiguring the network card in unusual setups (bug #6223)
  • ATA: fixed a possible crash during ATAPI passthrough with certain guests
  • ATA: improved compatibility with ancient Linux kernels
  • Main: fixed incorrect framebuffer information after leaving the fullscreen mode with X11 guests, this lead to a scrambled preview window in the GUI for example
  • Mac OS X hosts: fixed the problem with duplicate packets when bridged to a wireless interface (bug #9648)
  • Linux hosts: fix for 3D support on Fedora 15 (bug #9799)
  • Linux hosts: don't call del_timer_sync from an interrupt context (Fedora bug report 746331)
  • Windows Vista and 7 guests: more WDDM fixes
  • Linux Additions: fixed kernel module compilation failure on Redhat Enterprise Linux 4 (bug #9709)
  • Linux Additions: install the DRI driver correctly on Ubuntu 11.10 guests
  • Solaris Additions: added read-only mmap support for shared folders
  • Solaris Additions: added directory, file mode and mask options for shared folders
  • Windows Additions: implemented faster detection of logged-in guest users and stale sessions
  • X.Org Additions: fixed graphical corruption when switching to a virtual terminal (bug #9490)

Informasi lebih lanjut dan daftar lengkap perubahan pada rilis VirtualBox, dapat Anda temukan pada halaman change log serta mendapatkan dokumentasi dari halaman yang telah disediakan. VirtualBox 4.1.6 dilisensikan di bawah GPL2 (link ke halaman download tersedia di bagian akhir artikel ini). Perubahan ke GPL dimungkinkan pada versi 4.0 dan rilis versi selanjutnya dengan telah dipisahkannya ekstensi ke modul yang berdiri sendiri. Oracle VM Extension pack tersedia secara cuma-cuma di bawah lisensi Personal Use and Evaluation Licence (PUEL).




Dipublikasikan di: